Home / Headline / 5 Korporasi Tersangka Pembakar Lahan

5 Korporasi Tersangka Pembakar Lahan

BP/ARRACHIM TINJAU KEBAKARAN HUTAN-Menkopolhukam, Ruhut Panjaitan disambut Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekii saat tiba ruang  VVIP Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Selasa (27/10) Kunjungan Mentri ini dalam melakukan peninjauan kelokasi kebakaran hutan diSumsel dan Jambi.

BP/ARRACHIM
TINJAU KEBAKARAN HUTAN-Menkopolhukam, Ruhut Panjaitan disambut Wakil Gubernur SumseL H Ishak Mekii saat tiba DI ruang VVIP Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Selasa (27/10).

Jakarta, BP

Bareskrim Polri serius menangani kasus kebakaran hutan. Sejauh ini, ada 80 tersangka termasuk lima dari korporasi yang sudah dijerat.

Hal ini disampaikan oleh Kabareskrim Komjen Pol Anang Iskandar di sela-sela rapat kerja teknis penyidik tindak pidana korupsi Bareskrim Polri 2015 di Cheers Residential Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jalan Kyai Maja No 43 Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (27/10).
“Soal kebakaran sudah ada 80 lebih tersangka dan 5 dari korporasi. Hukuman tergantung dari pengadilan. Kita membawa dan memberkas kasus ini ke dan kejaksaan-kejaksaan yang akan memproses ke pengadilan,” tegas Anang.
Dari sejumlah kasus tersebut ada dua yang berkasnya dinyatakan lengkap. Saat ini, kasus tersebut tinggal menunggu proses persidangan dan sudah berada di kewenangan Kejaksaan.
Kabar soal status tersangka terakhir datang dari Pekanbaru. Polda Riau menyebut, ada dua petinggi perusahaan dari PT PLM yang bergerak di bidang perkebunan sawit. Lokasi perkebunan berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau.

Sementara itu, Polda Sumsel sudah sudah melimpahkan dua berkas korporasi ke Kejaksaan Tinggi Sumsel. Dua korporasi tersebut adalah PT Hangtuah dan PT Rosalindo Putra Prima (RPP).

“Sejauh ini sudah dua berkas dari korporasi yakni PT H dan PT RPP yang telah dilimpahkan Polda Sumsel ke kejaksaan,” ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri, kemarin.

Pelimpahan dilakukan kembali setelah sebelumnya dua berkas tersebut dikembalikan kejaksaan ke Polda Sumsel. Pengembalian berkas karena masih ada beberapa berkas yang perlu dilengkapi. “Jadi sudah lengkap, sehingga kami limpahkan. Selain itu, akan ada dua berkas korporasi lagi yang segera menyusul. Ya secepatnya,” kata Iza.

Disinggung mengenai apakah ada penetapan tersangka baru, diakui Iza, belum ada penetapan tersebut. Hal tersebut memang sulit dilakukan, karena untuk menetapkan tersangka, polisi kesulitan dalam melakukan penangkapan para pelaku pembakar tersebut.

“Belum ada tersangka baru. Sulit untuk mencari pelakunya. Terlebih lagi pembakaran itu dilakukan para pelaku saat kita tidak mengetahui kapan mereka beraksi,” jelas Iza.

Selain menangani kasus pembakar hutan dan lahan, sambung Iza, Polda Sumsel juga ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan dengan mengerahkan sebanyak dua unit armada watercanon.

“Kita juga mengirim dua unit watercanon yang dikirim ke Kabupaten Ogan Komering Ilir. Bahkan, Polda Sumsel juga membuka Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Asap atau ISPA di Mapolda Sumsel bagi masyarakat secara gratis,” pungkas Iza.

Polda Sumsel membuka lima Posko Pelayanan Kesehatan Dampak Asap atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Posko tersebut tersebar di kabupaten terdampak kebakaran hutan dan lahan.

Kabid Dokkes Polda Sumsel Kombes Pol Soesilo Pradoto, menambahkan, posko yang didirikan berada di Polres Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan Mapolda Sumsel.

Posko-posko yang disiapkan bagi masyarakat disiapkan untuk memberi layanan kesehatan secara gratis. “Kami sudah menyiapkan tempat-tempat pelayanan kesehatan masyarakat. Jika mereka terserang ISPA atau gejala-gejala penyakit karena asap ini, kita siap melayani secara gratis,” ujar Soesilo.

Jika masyarakat yang ditangani petugas tingkat kesehatannya sudah parah, akan dievakuasi langsung ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Pendirian posko ini juga langsung ditangani oleh petugas yang siaga kurang lebih selama 13 jam.

“Pelayanan akan dibuka mulai pukul 07.00 sampai pukul 21.00. Dalam posko ini kami sudah menyiapkan alat-alat kesehatan dan obat-obat yang dibutuhkan masyarakat,” kata Soesilo.#rio/det

         

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...