Home / Headline / Rumah Singgah Amat Menolong

Rumah Singgah Amat Menolong

DSCN2660DIAN (25), warga Jalan Kasnariansyah, Km 4,5 Palembang gelisah lantaran anak pertamanya Putri (5) terserang demam tinggi, meriang, dan pilek. Meski sudah diberi obat dari apotek, anak pertamanya yang duduk di TK ini masih turun juga panasnya. Beruntung seorang tetangga memberitahunya bahwa Pemprov Sumsel membuka rumah singgah di Aula Serba Guna, Asrama Haji, Palembang, secara gratis.
Ibu muda ini bergegas membawa sang buah hati ke rumah singgah di Aula Serba Guna, Asrama Haji. Kurang dari 10 menit, anaknya langsung dilayani petugas medis di rumah singgah ini. Usai diperiksa dan diberi obat panas, batuk serta masker, Putri langsung beristirahat di ranjang kecil yang ada rumah singgah.

Tak lama kemudian, Dian sudah bisa tersenyum lantaran Putri sudah bisa bermain do sekitar ranjangnya. “Semalam aku cemas juga, karena tidak sembuh anak aku, terus aku ke sini, untung sehat anak aku sekarang,” kata Dian kepada Beritapagi, Selasa (27/10).
Menurut Dian, berdasarkan penjelasan dokter, buah hatinya tersebut harus banyak istirahat karena dampak kabut asap ini. Dian mengakui kalau anaknya sering bermain di rumah neneknya di Kertapati tanpa menggunakan masker dalam beberapa hari ini.

Di sebelah Dian, ada tetangganya Nani (40) yang juga ikut membawa anak bungsunya, Nabila Widya Putri (10) yang menderita gejala yang sama sesak napas dan panas.
“Sudah dibawa ke Puskesmas dikasih obat penurun panas, masih panas juga anak aku itu. Nah ada tetangga bilang ada rumah singgah di Aula Serba Guna, Asrama Haji Palembang, aku ke sini dan langsung dilayani gratis. Tadi anak aku dikasih obat panas dan batuk serta masker,” kata Nani.
Melihat sang buah hati sudah sedikit tersenyum Nani ikut tersenyum. Berkali-kali ketika akan difoto BeritaPagi, Nabila Widya Putri yang kini duduk V SD ini nampak malu dan menyembunyikan mukanya di belakang punggung ibunya. “Ini karena asap, anak aku sering nian main di luar rumah tidak pakai masker, katanya risih, inilah akibatnya,” ujar Nani.
Rumah singgah telah disiapkan di beberapa lokasi di Kota Palembang. Posko-posko ini merupakan lokasi sementara penanganan bagi masyarakat, yang terpapar kabut asap.

Beberapa posko di antaranya di PSBD Budi Perkasa Palembang Jalan Sosial KM5 nomor 441, dan di Asrama Haji Palembang. Pembentukan posko penanggulangan bencana asap ini merupakan instruksi dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Belman Karmuda mengatakan, pendirian posko merupakan hasil rapat bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel. Di Sumsel rumah singgah di Asrama Haji ruangannya paling besar dengan fasilitas ruang bayi, ruang balita, ruang klinik, dan ruang tempat bermain anak-anak.
“Kalau di Asrama Haji penuh kita izin Gubernur minta pinjam wisma atlet, kita ini siap-siap kalau tidak tertampung di OKI dan OI, asap ini kan asalnya OKI, OI, dan Muba. Di OKI sudah disiapkan GOR dan rumah dinas dan beberapa kantor kecamatan, jika memblukdak bisa ke kita,” katanya. #osk

 

 

 

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...