Home / Headline / Pembakar Lahan Harus Dihukum

Pembakar Lahan Harus Dihukum

Palembang, BP

Pesawat Rusia Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan di Sumsel Metrotvnews.com, Sumsel: Pesawat bom air asal Rusia Beriev BE-200 melakukan pemadaman kebakaran dari udara di Kawasan Air Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Sabtu (24/10). Sebanyak 12.000 Liter berhasil dijatuhkan dalan satu kali pengeboman air melalui udara. ANTARA/Nova Wahyudi/ipWapres Jusuf Kalla (JK) mendapat amanat dari Presiden Joko Widodo untuk menangani persoalan kabut asap. JK memastikan penanganan kebakaran lahan dan hutan akan optimal.

“Pemadamannya tetap berlangsung, baik dari darat, udara kemudian persiapan sosialnya, itu tetap berjalan. Sekarang yang jangka panjang, sekaligus kita laksanakan sekarang yaitu mengubah kembali eco-hydro di gambut itu, posisinya kembali semula,” ujar JK di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (24/10).

JK juga memastikan para tersangka termasuk korporasi yang berstatus tersangka akan tetap diusut pelanggaran hukumnya. “Itu ke proses hukum, ya, hukum, kalau pengadilan putuskan denda atau apa, harus jalan berdasarkan pengadilan,” imbuhnya.

Sedangkan proses evakuasi dilakukan untuk para ibu dan anak-anak di sejumlah provinsi yang dalam kondisi udara level sangat berbahaya karena kabut asap.

“Setiap saat (sesuai kondisi), sudah disiapkan kapal, pesawat kalau perlu dan tempat ke tempat. Apakah evakuasi itu di daerah itu sendiri, kalau perlu pun di luar daerah,” kata JK.

Sebelum bertolak ke AS dalam kunjungan kenegaraan, Presiden Jokowi menggelar jumpa pers menyampaikan sejumlah hal terkait kunjungannya termasuk penanganan kebakaran lahan dan hutan. “Saya telah meminta Wapres dibantu Menko Polhukam untuk mengambil langkah-langkah penanganan kebakaran hutan, lahan gambut, serta bencana asap,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan. tetap akan memantau kondisi dalam negeri meski sedang berada di negeri Paman Sam, utamanya kondisi kebakaran hutan dan bencana kabut asap.

Saking parahnya, nyaris semua wilayah Indonesia terpapar kabut asap. Bahkan menurut BNPB hanya sedikit pulau yang belum tertutup asap. “Hanya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara saja yang belum ditutup asap. Asap makin luas dan tak terkendali,” tulis Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di akun twitternya, Sabtu kemarin.

Sutopo melampirkan foto citra satelit cuaca Himawari yang menggambarkan sebaran asap per pukul 13.30. Berdasarkan data yang dikumpulkannya, selama ini berkeyakinan hutan dan lahan tersebut sengaja dibakar.

Dia membeberkan sejumlah wilayah yang sengaja dibakar lengkap dengan gambar citra satelit.  “Pembakaran di daerah perbatasan TN Sembilang Sumsel juga dilakukan untuk perluasan kebun. Aparat terbatas jumlahnya,” ujarnya.

“Taman Nasional Way Kambas Lampung habitat Gajah Sumatera juga dirambah dan dibakar. Oknum tidak ada takutnya melakukan perluasan lahan,” sesalnya.

Sutopo juga menginformasikan jumlah hotspot tanggal 17-23 Oktober 2015 di sekitar Taman Nasional Berbak Jambi yang berjumlah 496 titik. “Habitat Harimau Sumatera pun dibakar,” ujarnya.

Pada bagian lain, Sutopo melampirkan citra satelit yang menggambarkan asap dari Kabupaten Merauke dan Mappi Provinsi Papua menyebar ke arah timur-timur laut sehingga menutup Maluku dan sekitarnya. “Semua usaha dilakukan demi padamkan api karhutla. Gambut: jika sudah terbakar sulit dipadamkan,” tegas Sutopo.

          Presiden Jokowi sendiri telah menggelar rapat tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan pada Jumat kemarin atau sehari sebelum keberangkatannya ke AS nanti.  Jokowi kemudian mencanangkan empat aksi konsentrasi penuh melawan asap.

Pertama adalah melakukan evakuasi kepada warga yang terkena dampak asap tebal ke kantor-kantor pemerintah setempat. Kedua, melakukan antisipasi kesehatan dan pendidikan bagi 4 juta siswa yang kegiatan belajar mengajarnya terganggu.

Ketiga, menunjuk Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan untuk memimpin 21 jajaran untuk berkoordinasi dan juga mengurangi dampak kebakaran lahan. Keempat, memerintahkan menteri-menteri terkait untuk menghentikan seluruh proses permohonan hak guna usaha (HGU) baik baru maupun perpanjangan jika lahannya terbakar.

Menko Polhukam Luhut Pandjaitan yang memimpin peningkatan pengendalian kebakaran tersebut mengakui bahwa kebakaran tidak akan bisa dipadamkan total 1-3 minggu ke depan mengingat kemarau panjang akibat El Nino. Namun, pemerintah terus melakukan banyak langkah sembari menanti turunnya hujan.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan membeberkan betapa kabut asap mengganggu industri penerbangan nasional. Menurut dia ada puluhan bandara yang terganggu.

“Ini lebih parah dibandingkan sebulan lalu. Sebulan lalu tiap hari rata-rata ada 5 sampai 10 bandara yang terganggu, namun sekarang rata-rata sekitar 25 sampai 35 bandara yang terganggu,” kata Jonan dalam keterangan di sela-sela kunjungan kerja di AS, Sabtu kemarin.

Menurut dia, jika sampai Bandara Soekarno Hatta dan Ngurah Rai terganggu maka penerbangan nasional akan terdampak besar. Pada saat ini gangguan asap memberikan gangguan penerbangan sekitar 15%,” tegasnya.#det/osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Balar Sumsel Tindaklanjuti Temuan Batu Megalit di Empat Lawang

Palembang, BP Balai Arkelologi (Balar) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) segera menindaklanjuti  penemuan banyak batu megalit di Kabupaten Lahat, Empat Lawang ...