Home / Minggu / Laporan Khusus / Jembatan Gantung, Secercah Mentari Bagi Warga Desa Embacang

Jembatan Gantung, Secercah Mentari Bagi Warga Desa Embacang

DSC_0829

#TMMD Kodim 0402 OI/OKI Beri Semangat Baru

Inderalaya, BP

Puluhan tahun warga Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI) sudah lama menantikan jembatan di wilayahnya. Pasalnya desa tersebut dikelilingi Sungai Ogan,untuk transportasi satu-satunya jalan melalui sungai menggunakan perahu sling, kini masyarakat tak perlu bersusah payah akhirnya mimpi itupun menjadi nyata, pasalnya 150 orang tni beserta tenaga ahli berjibaku membuat jembatan gantung sepanjang 120 meter dengan lebar 1,5 meter.

Rasa syukur tak terhingga dirasakan Zainun, Soimah, Jian dan 300 kk warga Desa Embacang karena Pemkab OI bekerjasama dengan TMMD kE 95 tahun 2015 Kodim 0402 OKi/OI, sudah membangun jembatan gantung. Setidaknya dibutuhkan waktu 45 hari untuk pembangunan jembatan tersebut dari pra hingga pelaksanaan TMMD.

” Alhamdulillah, sebentar lagi kami akan melintas di jembatan, ibaratnya secercah mentari bagi kami, selama ini setiap hari harus menggunakan pottin (perahu yang ditarik menggunakan sling), atau menggunakan perahu sewa dengan membayar Rp2ribu-Rp 5ribu per orang per sekali menyeberang. Kami bisa lewat jembatan menggunakan motor,sepeda atau jalan kaki. Selain itu kami juga dapat bantuan kamar mandi, tangga ke sungai dan rehab masjid. Alhamdulillah kami sangat terbantu oleh TMMD 0402 OI/OKI karena semangat baru bagi kami,”katanya Rabu (21/10) kepada BP.

Baca:  8 Beranak Tinggal di Pondok Reyot

Meski peluh dirasakan namun tak membuat para tni letih bekerja mewujudkan mimpi masyarakat desa. Setiap hari mereka mengaduk semen, memotong kayu, mengukurnya sling hingga memasang slingnya. Tak mengenal waktu siang maupun malam mereka tetap bekerja. Bahkan pimpinan TNI pun memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Buktinya Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson bersama tim pengawasan dan evaluasi (wasev) seperti Waas Ter Panglima Tni Brigjen Mar Gatot Triswanto dan Sterad
Kolonel Czi Amalsyah Tarmizi melakukan kunker ke Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat, Rabu (21/10).

Dandim 0402 OI/OKI Letkol Dwi Irbaya mengatakan, kegiatan tersebut dibagi dalam pra dari 6 September-7 Oktober dan pengerjaan TMMD 8-28 Oktober di Desa Embacang, dibutuhkan waktu 51 hari untuk pembangunan jembatan gantung yang pelaksanaan saat ini sudah 73 persen dengan panjang 120m lebar 1,5m, tak hanya itu tni tersebut juga membangun 3 unit kamar mandi, sebuah masjid, tangga semen dari desa menuju ke sungai di 5 titik sehingga nilainya Rp3,2 miliar.

Baca:  Desa Makin Dekat Kota

Menurutnya, selain pembangunan tentara tersebut juga melakukan giat non fisik berupa gerakan anti narkoba, penyuluhan kesehatan di dinkes, baksos sunatan massal untuk anak, pemberian sembako murah dan sebagainya. “karena tni dari rakyat dan untuk rakyat. Ini semua demi rakyat kita melakukan pembangunan demi kesejahteraan,” jelasnya kepada BP.

Waas Ter Panglima TNI Brigjen Mar Gatot Triswanto mengatakan sangat bagus kegiatan tersebut dilaksanakan apalagi daerah tersebut merupakan daerah terisolir diharapkan dengan dibukanya daerah tersebut untuk transportasi tidak melalui perahu, masyarakat dengan mudah melalui jembatan,”inilah bentuk kesinambungan kegiatan fisik dan non fisik bersama dengan rakyat dan menjadikan tni kuat,”ujarnya.

Baca:  Diminta Cetak Generasi Cerdas

Sementara itu Pangdam II Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson mengatakan ditargetkan pengerjaan jembatan musholah dan kamar mandi akan selesai 28 Oktober.

“Ya ini untuk membuka akses jalan selama ini berperahu paling tidak transportasi lebih bagus. pengerjaan sangat luar biasa, proses pekerjaan terberat membentang sling pemasangan tali. Sebanyak 150 tni kita libatkan plus tenaga ahli soal jembatan dari Pemkab OI. Ini merupakan program berkelanjutan sudah yang ke 95 kali. Kita pilih daerah terisolir dan terpencil untuk percepatan pembangunan, sifatnya stimulan, Kekuatan bentangan 130 ton kekuatan. Kalau dananya total Rp 3,2 miliar dari Pemkab OI hanya saja untuk tenaga dari tni,”ujarnya.

Kadis PUBM OI H Muhsin Abdullah mengharapkan setelah dilakukan pembangunan jembatan masjid dan sebagainya, diharapkan masyarakat dapat.menjaga fasilitas yang telah tersedia dan.memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. “ Pembangunan ini untuk kesejahteraan rakyat,”katanya. # henny primasari

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Proyek Taman Kota Mangkrak, GPPMS Demo Kajari dan DPRD OI

Inderalaya, BP — Gara-gara diduga proyek taman kota senilai Rp 3,7miliar mangkrak, puluhan anggota Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumsel ...