Home / Headline / Asyiknya Wisata Religi di Masjid Agung

Asyiknya Wisata Religi di Masjid Agung

Masjid Agung Assalam kini menjadi salah satu ikon Kota Lubuklinggau. Selain sebagai tempat ibadah, lokasi ini menjadi tempat berlibur yang menyenangkan.

 foto kaki masjid agung- LinggauLETAKNYA yang strategis di jantung Bumi Sebiduk Semare, persisnya di bilangan Jalan Garuda, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, menambah daya tarik bagi masyarakat untuk mengungjunginya.

Terlebih Pemerintah Kota Lubuklinggau sudah melakukan berbagai revitalisasi di sekitar masjid kebanggaan warga Lubuklinggau. Seperti menyatukan Masjid Agung Assalam dengan Lapangan Merdeka, dan menyulapnya menjadi Taman Kurma. Pembuatan air mancur menari-nari, halaman masjid dari keramik dan perombakan perwajahan menara masjid menjadi lebih cantik serta manis dipandang mata.

Pemandangan indah nan megah Masjid Agung Assalam seolah menjadi magnet tersendiri bagi umat muslim dan masyarakat umum. Hampir setiap malam minggu mereka berdatangan dari berbagai wilayah untuk menyaksikan air terjun menari yang dilengkapi lampu sorot warna-warni yang dipasang dari bawah sumber air mancur.

Di siang hari, masyarakat dari segala umur terlihat asyik duduk-duduk di pelataran masjid dan taman kurma. Mereka mengabadikan momen itu dengan foto selfie. Beragam macam gaya dilakukan supaya hasil foto nampak bagus, sudah barang tentu latar belakangnya masjid agung berkubah kuning biru ini.

Bahkan, ada juga beberapa pengunjung yang datang dari daerah lain. Mereka sengaja berhenti di Masjid Agung Assalam untuk melaksanakan shalat dan beristirahat sejenak.

“Kapan lagi mau foto di Masjid Agung. Saya dari Jakarta mau pulang ke Bengkulu. Kami berhenti sebentar untuk shalat dan foto,” kata Imron (27), warga Provinsi Bengkulu.

Imron menilai keindahan masjid ini tak kalah dibandingkan masjid-masjid lainnya sehingga cukup menyenangkan untuk berfoto selfi bersama rekan-rekannya. “Nanti fotonya mau saya masukkan di Facebook supaya yang lain dapat melihat keindahan Masjid Agung Lubuklinggau,” tukasnya.

Pengunjung lainnya Dwi (26), warga Kelurahan Kayu Ara, Kota Lubuklinggau, mengatakan, hampir setiap malam minggu mengajak suami dan anak perempuannya bermain di Masjid Agung Assalam. “Selepas shalat Isya kami pergi. Subhanallah indah sekali air mancur dan kerlap-kerlip lampu di sekitar masjid agung pada malam hari,” pujinya.

Diakuinya, letak strategis Masjid Agung Assalam menjadi daya tarik bagi pengunjungnya. “Silakan saja datang ke Masjid Agung kalau datang ke Lubuklinggau sangat rugi jika tidak mampir di sini,” ujarnya.

Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengakui setelah dilakukan revitalisasi Masjid Agung Assalam banyak perubahan. Seperti daya tampung jemaah, keindahan, dan kenyamanan semakin bertambah.

“Sekarang sekitar 10 ribu jemaah dapat melakukan shalat Idul Fitri atau Idul Adha di sini. Kemudian Taman Kurma pun dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan. Ini kami jadikan sebagai salah satu tempat wisata religi,” katanya.

Dari anggaran revitalisasi Rp38 miliar melalui proyek multiyears yang dianggarkan APBD Kota Lubuklinggau sudah dibangun beberapa item, seperti air mancur menari-nari, lip kapsul transparan, menara kembar, kantin dhuafa dan payung elektrik tenaga surya.

“Harapan kita kemakmuran Masjid Agung Assalam jadi tujuan utama. Dan, juga dapat menambah pendapatan asli daerah dari sektor parkir dari kendaraan pengunjung yang ingin menikmati wisata religi,” pungkasnya. #frans kurniawan

 

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...