Home / Headline / Bangunan di Jalur Hijau Dikeluhkan Warga

Bangunan di Jalur Hijau Dikeluhkan Warga

Palembang, BP

gubuk permanen terbengkalai-1Jalur hijau atau kawasan yang ditanami rumput dan tanaman perindang yang berfungsi menyegarkan hawa dalam kota tidak boleh digunakan untuk bangunan atau perumahan. Namun masih ada saja oknum tertentu yang membangun kawasan ini.

Seperti yang terpantau di Jalan Doktor Muhammad Ali tak jauh dari Rumah Sakit Muhammad Hosein (RSMH). Sejumlah bangunan tanpa penghuni bahkan tampak terbengkalai masih berdiri di kawasan jalur hijau.

Sayangnya, bangunan ini tidak mendapat respon positif dari pemerintah atau pemilik untuk dibongkar. Bahkan warga sekitar merasa sangat terganggu dengan keberadaan bangunan ini.

“Setau saya sudah sejak tahun 2005 bangunan permanen ini dibangun, entah apakah akan dijadikan kantin atau bangunan biasanya, yang jelas setelah dibangun, terbengkalai begitu saja,” kata Anton salah satu warga sekitar, Jumat(23/10).

Anton mengaku warga sekitar sering mengeluhkan dampak pembangunan ini. Bangunan permanen ini sering dijadikan tempat mabuk-mabukan dan tempat berjudi anak muda. Bahkan dijadikan tempat mesum.

“Pada gubuk permanen ini, sering ditemukan bekas botol minuman keras, ada kartu remi dan domino. Selain itu juga pernah juga ditemukan warga ada kondom, warga sangat resah pak,” katanya.

Demikian dikatakan warga lainnya, Zuman (45) seharusnya gubuk liar ini mendapat perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Palembang yang gencar-gencarnya membangun kawasan hijau.

“Beginilah kalau pemerintah kita tidak tegas, pembangunan gubuk ini sudah jelas menyalahi aturan, tetapi gubuk ini tidak dibongkar, bahkan sudah sepuluh tahun lebih keberadaannya,” tuturnya.

Zuman menyebutkan, kurang ada perhatian serius pihak rumah sakit sekitar. Sebab, bangunan ini informasinya dibangun oleh pihak rumah sakit. Bahkan dari mulut ke mulut kabarnya bangunan ini akan dijadikan sarana komersil rumah sakit.

“Tidak tau pasti bangunan apa yang akan dibuat, kata orang-orang sekitar ini akan dibuat kantin, sehingga sewanya bisa masuk ke kantongnya rumah sakit, mungkin untuk jelasanya tanya saja ke pihak rumah sakit,” tutup dia.

Dikonfirmasi terkait bangunan liar yang dibangun di kawasan hijau ini, pihak Rumah Sakit Mohammad Hosein melalui bagian Instalasi Pelayanan Pelanggas dan PKRS mengaku belum mengetahui persis keluhan warga ini.

“Saya akan sampaikan keluhan masyarakat ini, kami sangat berterimakasih telah menyampaikan keluhan ini, tapi saya harus klarifikasi terlebih dahulu kepada atasan saya, sebab saat ini sedang tidak berada di tempat,” kata salah satu petugas ini diketahui bernama Endang. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PAN Sumsel Bakal Pidanakan Orang yang Ngaku Kader, Usai Deklarasi Dukungan ke Jokowi

Palembang, BP Pengurus DPW PAN Sumatera Selatan (Sumsel)  angkat bicara terkait adanya segelintir orang mengatasnamakan kader partai mendukung pasangan calon ...