Home / Headline / APBD Sumsel 2016 Diproyeksi Tembus Rp6,4 Triliun

APBD Sumsel 2016 Diproyeksi Tembus Rp6,4 Triliun

IMG-20151023-02975Palembang, BP
Gubernur Sumatera Selatan menandatangani nota kesepakatan bersama antara Pimpinan DPRD Sumsel dengan pimpinan DPRD Sumsel tentang kebijakan umum APBD (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2016 diruang banggar DPRD Sumsel, Jumat (23/10).
Turut hadir Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel H Nopran Marjani, H Chairul S Matdiah dan M Yansuri serta SKPD dan dinas Pemprov Sumsel.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dalam penjelasannya proyeksi pendapatan daerah pada proyeksi APBD tahun 2016. Sejumlah Rp 6.263.376.649.635.27 bila dibandingkan dengan APBD perubahan tahun anggaran 2015 sejumlah RP 6.866.820.837.633.09 terjadi penurunan sejumlah Rp 603.444.187.997.82 atau 8,79 persen.
Sisi pembiayaan APBD tahun anggaran 2016 diperoleh dari sisi lebih perhitungan (silpa) tahun anggaran 2015 dan piutang pajak kendaraan bermotor (PKB) yang diperkirakan sejumlah Rp 150.000 000.000 jika dibandingkan. Dengan APBD P tahun anggaran 2015 sejumlah 389. .885.472.024.85 mengalami penurunan sejumlah Rp 239.885.472.024.85. atau 61.53 persen.
Terkait dengan komponen pendapatan daerah sebagaimana proses pembahasan yang telah dilalui maka penyusunan KUA Dan PPAS APBD Sumsel tahun anggaran 2016, komponen dana perimbangan pada pendapatan daerah yaitu DBH-pajak , DBH bukan pajak dan DAU masih mengacu pada peraturan presiden No 36 tahun 2015 tanggal 17 Maret 2015 tentang rincian APBN tahun anggaran 2015 . Dana alokasi khusus (DAK) akan dianggarkan setelah ditetapkan peraturan menteri keuangan tentang alokasi DAK tahun 2016.
Pada belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2016 direncanakan sejumlah Rp5.620.064.862.351.79, jika dibandingkan dengan APBD P tahun anggaran 2015 sejumlah Rp6.435.565.558.475.55 mengalami penurunan sejumlah Rp815.500.696.123.76 atau 12,67 persen.
Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan pada APBD tahun 2016 direncanakan sejumlah Rp793.311.787.283.48 jika di bandingkan dengan APBD-P tahun 2015 sejumlah Rp821.140.751.182.39 mengalami penurunan Rp 27.828.963.898.91 atau 3,39 persen terdiri dari penyertaan modal (investasi) daerah sejumlah Rp125.000.000.000 dan pembayaran pokok utang sejumlah Rp668.311.787.283.48.
“Dengan demikian maka APBD Sumsel tahun anggaran 2016 sejumlah Rp6.413.376.649.635.27 jika dibandingkan dengan APBD P tahun anggaran 2015 Rp7.256.706.309.657.94 mengalami penurunan sejumlah Rp843.329.660.022.67 atau 11.62 persen,” katanya.
Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas menilai kalai ini merupakan perwujudan dari rasa tanggungjawab DPRD Sumsel dan pemerintah provinsi Sumsel terhadap kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di Sumsel dalam rangka mewujudkan  visi  Provinsi Sumsel yang di cita-citakan. #osk
x

Jangan Lewatkan

Program 10 Ribu Kartu BPJS, Walikota Pangkalpinang Kembali Raih Penghargaan

# Untuk Ketiga Kalinya Palembang, BP Upaya untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat kota Pangkalpinang melalui berbagai program salah satunya program ...