Home / Headline / Kayuagung Tempat Evakuasi

Kayuagung Tempat Evakuasi

Palembang, BP

148824_alex-noerdinGubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengungkapkan, berdasarkan perintah Panglima TNI, Pemprov Sumsel sudah menyiapkan rencana evakuasi penduduk di lima kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
“Dievakuasi pada saatnya nanti kalau memang ini diperlukan. Evakuasi ke Kayuagung, di Kayuagung ada dua stadion baru, ada dua gedung olahraga yang baru. Di sana nanti ditambah dengan kemah-kemah, jadi persiapan evakuasi, kita sudah siapkan, Insya Allah. Kalau tidak diperlukan tidak jadi,” kata Gubernur Sumsel H Alex Noerdin di Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (23/10).
Menurut Gubernur Alex, kru Malaysia kini sudah kembali ke negaranya dan tidak melakukan bombing di Sumsel karena waktunya sudah habis. “Tapi sedang dilobi ke Malaysia untuk diminta diperpanjang lagi karena pesawat Malaysia itu paling cocok untuk wilayah kita. Pesawat itu 6 ton bisa mengambil air dari sungai kecil asal pilotnya berani, kalau yang lain tidak efektif. Kru Singapura tidak bayar biar aja,” katanya.
Untuk bantuan dari Amerika masih ditunggu. “Kalau yang dari Rusia ini tidak meminjam tapi sewa, kalau Australia sudah kembali karena terbakar juga hutan di sana dan terjadi tiap tahun. Kalau kita keluar halaman terasa panas karena El Nino tinggal nunggu hujan, makanya banyak berdoa supaya turun hujan,” katanya.
Gubernur mengungkapkan upaya yang dilakukan pihaknya sudah maksimal dan semua daya upaya sudah dikerahkan. “Hari ini saja ada 7 helikopter, ada  air tractor segera ditambah 3 air tractor lagi , satu pesawat modifikasi cuaca. Mulai kemarin pesawat BE-200 dari Rusia yang sangat efektif scooping water mengambil air di laut dibom di Air Sugihan. Pangkalannya kita pindahkan ke Pangkal Pinang karena lebih dekat dari sana dan tidak terhalang asap,” katanya.
Berdasarkan catatan, pada Kamis (22/10), satu unit BE- 200 melakukan water bombing 20 kali. Satu pesawat lainnya 31 kali berarti 51 kali. Dua pesawat itu saja, kapasitas 15 ton air artinya 665 ton air ditumpahkan di Air Sugihan mulai pagi sampai sore itu terus dilakukan dibantu pesawat lain yang sudah ada.
1.050 pasukan TNI sudah kembali dan diganti 1.000 pasukan TNI lainnya dibantu Manggala Agni, masyarakat peduli api, dan sebagainya. “Hormat kita semua pada mereka, tim darat yang tidak peduli panas terik memadamkan api. Bahu-membahu bersama-sama, luar biasa yang kita lakukan api belum padam, asap belum hilang karena yang terbakar gambut dengan ketebalan 11 meter. BMG mengatakan mulai turun hujan minggu ketiga November, jadi bersiap-siap situasi yang lebih buruk bisa terjadi,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Sumsel H Joncik Muhammad meminta agar masalah asap jangan dipolitisir. “Jangan sampai masalah asap ini dipolitisir. Karena masalah asap ini merupakan musibah, bencana. Pemerintah sudah melaksanakan upaya maksimal. Pilkada di Sumsel benar ada tujuh daerah. Kalau pengamat mengatakan asap kaitannya dengan Pilkada saya tidak bisa menanggapi,” kata H Joncik Muhammad.

Menurut Joncik yang juga Ketua Fraksi PAN, Sumsel sudah berusaha maksimal mengatasi bencana kabut asap beberapa bulan ini. Apalagi mencanangkan zero asap.
“Ini musibah tapi bukan untuk disesali. Mudah-mudahan perhatian pemerintah pusat terhadap Sumsel lebih dan beraplikasi bantuan ke Sumsel. Kita siapkan kebijakan mengantisipasi ke depan dan meminimalisir,” katanya.#osk

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ada Pangamanan Khusus Mikroteks Di Surat Suara

Palembang, BP Surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel akan diberi pengamanan khusus berupa mikroteks dengan huruf tenggelam. Pengaman ...