Home / Sumsel / Dishubkominfo Ajukan Anggaran Pembebasan Lahan Depo LRT Rp40 Miliar

Dishubkominfo Ajukan Anggaran Pembebasan Lahan Depo LRT Rp40 Miliar

Palembang, BP

IMG-20151022-02965Anggota Komisi I DPRD Sumsel H Elianuddin HB mengatakan kalau Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informasi (Dishubkominfo) Sumsel mengajukan anggaran Rp40 miliar di APBD 2016 untuk pembebasan lahan  untuk di bangun Depo Light Rail Transit) atau kereta api ringan depan Opi Mall Jaka Baring Palembang.
” Anggaran LRT belum ada perpresnya ,   sedangkan kita mereka minta pembebasan lahan untuk depo di Jaka Baring , sedangkan itu kalau di anggarkan lewat APBN Rp7 triliun bisa jalan tidak,  mereka yang ajukan  melalui APBD 2016 sebesar 40 miliar ke kita  untuk pembebasan lahan 4 hektar,” katanya, Kamis (22/10).
Karena Perpres belum ada maka anggaran 40 miliar untuk pembangunan depo LRT menurutnya belum bisa di anggarkan.
” Contoh kita buat rumah namun yang bakal kita buat belum pasti kenapa  mau kita beli tanahnya, kalau tidak keluar anggaran itu barang mubazir, ” katanya.
Walaupun demikian anggaran Rp40 miliar masih tetap akan di bahas lagi oleh Komisi I DPRD Sumsel.
” Kalau perpres keluar, silahkan saja, kalau perpresnya belum keluar bagaimana,” katanya.
Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Dan Komunikasi Dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Nasrun Umar memastikan pemasangan tiang pancang (ground breaking) LRT (Light Rail Transit) atau kereta api ringan dari Air Port (bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang) sampai ke Jaka Baring yang panjangnya 24,5  Km yang yang akan menghabiskan dana dengan Rp7,2 triliun, pembangunannya  akan dimulai tahun 2015.
    ” Dalam perpres tersebut disebutkan paling lambat Juni 2018 sudah operasional untuk menyambut Agustus 2018 Asian Games, ” katanya.
    Apalagi  Fesibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED), izin  kerangka acuan dampak lingkungan semuanya sudah di buat.
    Selain itu Peraturan Presiden (Perpres) mengenai LRT sedang di bahas di Sekretariat Negara (Segneg) RI setelah itu dilakukan harmonisasi di departemen lalu  ditandatangani.
    ” Anggarannya Rp7,2 triliun di tanggung APBN , kita enggak keluar dana kecuali pembebasan lahan 4 hektar untuk depo LRT di Jaka Baring depan OPI Mall termasuk APBD P 2015 Rp30 miliar itu terpisah, walaupun kecil harus ada sharing dari APBD, sharing kita itu,” katanya.
    Soal anggaran     Rp7,2 triliun dengan asumsi 1 dollar Rp13 ribu, namun pihaknya selalu bicara diangka Rp7,2 truliun dimana anggarannya diambil dari APBN 2016, 2017 dan sebagian di APBN 2018 ( multi years). #osk
x

Jangan Lewatkan

Pilgub Sumsel 2018, Posisi PDIP Dan Golkar Kuat

Palembang, BP Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Kholil Pasaribu melihat pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun ...