Home / Headline / Simpan Shabu di ‘Septictank’

Simpan Shabu di ‘Septictank’

Palembang, BP
20151020_143044Bermaksud mengelabui polisi yang tengah melakukan penggerebekan, Yusrizal (35), seorang pengedar shabu menyimpan shabu yang siap diedarkan di dalam septic tank di halaman depan rumahnya, di Jalan Talang Betutu, RT 26 RW 11, Kelurahan Sukajadi, Kabupaten Banyuasin, Senin (20/10), pukul 18.00.

Dari penggerebekan anggota Subdit I Unit II Ditres Narkoba Polda Sumsel, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebanyak 15 paket shabu kecil seberat 2,75 gram seharga Rp1,2 juta. Selain itu, petugas juga menyita satu buah timbangan digital.

Penangkapan pengedar shabu yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini pengembangan dari tertangkapnya kurir shabu, Hairon (24) yang bukan lain adalah tetangganya Yusrizal. Pada saat itu, polisi berhasil menemukan sedikitnya enam paket shabu kecil senilai Rp600 ribu.

Menurut keterangan tersangka Yusrizal, saat dihadirkan pada gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolda Sumsel, Selasa (21/10), ia memperoleh barang haram tersebut dari temannya yakni YT (DPO). Dari shabu yang ia miliki jika diedarkan dan laku terjual dirinya hanya memperoleh keuntungan sebesar Rp100 ribu.

“Kecil saya mengambil untung, hanya dapat Rp100 ribu kalau laku semua itu. Shabu ini juga yang membeli tidak tentu Pak, kadang teman-teman dan tetangga yang ada di dekat kontrakan tempat saya tinggal,” kata bapak lima anak ini.

Sementara itu, Hairon mengaku, baru pertama kali dititipkan shabu dari tersangka Yusrizal. Bahkan, dari penitipan tersebut dirinya tidak mendapatkan upah sepersen pun jika barang haram tersebut telah diambil oleh pemesan.

“Saya baru ngontrak setengah bulan di tempat itu Pak. Saat itu Yus menitipkan barang itu, tetapi saya tak bisa menolak karena saya masih baru tinggal di sana,” jelasnya.

Terpisah, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumsel AKBP Syahril Musa, menjelaskan tersangka Yusrizal yang merupakan pengedar shabu berhasil ditangkap setelah sebelumnya anggota menangkap tersangka Hairon terlebih dahulu di kontrakannya.

“Setelah digerebek, langsung kami kembangkan dan tertangkaplah tersangka Yusrizal. Akibat ulahnya, tersangka terancam dijerat Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Syahril. #rio

x

Jangan Lewatkan

Lahan Diserobot , Puluhan Petani Padi Asal OKI Tidak Menanam Padi

Palembang, BP Puluhan petani padi dari tiga Desa (Tirtamulya, Tepungsari, Margatani) Kecamatan Airsugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam tidak ...