Home / Headline / Gubernur Tak Permasalahkan Nama Jalan Kebun Sayur

Gubernur Tak Permasalahkan Nama Jalan Kebun Sayur

Palembang, BP
thumb_826434_04551316102015_jalan_taufik_kiemasGubernur Sumsel H Alex Noerdin tidak mempermasalahkan apa nama jalan kebun sayur arah simpang Bandara SMB II  nantinya. Tetapi ia kurang setuju jika menggunakan nama tokoh Sumsel terkenal. Kalau bisa nama tokoh terkenal untuk jalan yang lebih besar lagi.
“Kalau hanya jalan kebun sayur nanti pakai nama Alex Noerdin saja, tapi nunggu meninggal dulu,” katanya sedikit bercanda, Jumat (16/10).
Gerakan Aliansi Mahasiswa Sriwijaya (GAMS) mengusulkan kepada Pemko Palembang dan Pemprov Sumsel agar memberikan nama tokoh dan putra daerah Sumsel Dr (HC) HM Taufiq Kiemas untuk jalan kebun sayur.
Ketua Dewan Penasihat Organisasi GAMS Boginda Togar, didampingi Ketua GAMS Panser Parubi, mengatakan, pihaknya mengusulkan nama Alm Taufiq Kiemas karena ketokohan dan jasa-jasanya selama ini, khususnya untuk Provinsi Sumsel.
“Alasannya, karena Pak Taufiq besar jasanya, dukungan dan partisipasi beliau dalam pembangunan wilayah dan masyarakat Sumsel khususnya kota Palembang, ketokohan dan ide-ide beliau sepanjang hidupnya untuk negara, bangsa, dan daerah (Sumsel),” katanya.
Selain itu, besarnya perhatian dan perjuangan Kiemas dalam mengawal dan menjaga NKRI, serta Kiemas merupakan alumni Unsri, juga patut dihargai serta dihormati.
“Kita mendengar ada usulan nama-nama seperti Makmun Murod dan Noerdin Panji. Tetapi kita nilai, jasa Pak Taufiq juga perlu dihargai dengan nama jalan, dan ini sudah kita sampaikan ke Pemko Palembang dan nanti ke Presiden RI, agar usulan nama jalan tersebut bisa teralisasi,” katanya.
Untuk memuluskan pelaksanaan tersebut, GAMS sendiri melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk bertuliskan dan bergambar dukungan agar jalan diberikan nama sumai dari Presiden RI ke 5, Megawati Soekarnoputri. #osk
x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...