Home / Headline / Tur Diplomatik, 21 Dubes Jajaki Kebudayaan Sumsel

Tur Diplomatik, 21 Dubes Jajaki Kebudayaan Sumsel

Palembang, BP
12065982_10206254994872080_8408168868794313773_nProvinsi Sumatera Selatan kedatangan 21 duta besar negara sahabat yang datang dalam rangka Tur Diplomatik untuk Promosi Perdagangan, Investasi dan Pariwisata di Sumsel, Jumat (16/10).

Para dubes tersebut mengunjungi berbagai pusat wisata, ekonomi, dan budaya asli Bumi Sriwijaya. Salah satunya, mereka diajak untuk mengenal peninggalan kerajaan Sriwijaya di Museum Balaputra Dewa, di Jalan Pramuka KM 5,5.  Setelah terkesan melihat museum, tour diplomatik dilanjutkan ke kawasan Wisata Taman Bukit Siguntang.

Di tempat Dapunta Hyang mendeklarasikan berdirinya Mahakerajaan Sriwijaya tersebut, ke-21 dubes itu diperkenalkan berbagai seni budaya kota Palembang.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel menyiapkan sajian tarian melayu dan lagu tradisonal khas melayu Palembang darusalam yang dibawakan oleh sanggar seni binaan Disbudpar. Setelahnya mereka diajak berbelanja kain khas Palembang di sentra kerajinan songket Tangga Buntung.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga melalui Kabid Pariwisata Zainal Arifin mengatakan, kegiatan tour diplomatik sengaja digelar untuk memanfaatkan even HPS ke-35 di Palembang sebagai ajang memperkenalkan kembali potensi yang ada di Sumsel.

“Tur diplomatik ini mengenalkan kepada dubes negara sahabat akan kekayaan  potensi bangsa kita khususnya yang ada di kota Palembang, tujuannya tak lain untuk memikat pangsa wisatan asing kesini,”ungkap Zainal.

Adapun rombongan dubes yang datang terdiri dari Kolombia, Pakistan, Algeria, India, Kazakhstan,Vietnam, Meksiko, Jordania, Iran, Belarusia, Jepang, Armenia, Fao, Unic, Banglades. Slovakia, Irlandia, Argentina, Laos, dan Sudan. Menurut Zainal, seluruh negara tersebut sebelumnya juga sudah diperkenalkan dengan berbagai landmark di Kota Palembang.

“Mereka juga menggelar aksi tanam pohon bersama di bukit Siguntang, setelah itu tim Disbudpar mengajak mereka untuk melihat proses pembuatan kain songket di Zainal Songket,”urainya.

Lebih lanjut, kata Zainal pihaknya juga ingin terus meningkatkan daya tarik wisata ke Sumsel. Karena itu, Disbudpar sering memanfaatkan kehadiran tamu-tamu asing ke Palembang untuk turut diperkenalkan kebudayaan di Sumsel.

“Tentunya ini merupakan termasuk sebagaian manfaat digelarnya ajang internasional di Kota Palembang, Disbudpar Sumsel terus memperkenalkan eksotisme budaya Sumsel yang terkenal paling tua di Indonesia kepada tamu-tamu asing, berkat kedatangan mereka, Provinsi Sumsel juga bisa menawarkan peluang investasi kepada mereka,” pungkasnya. #idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

4 Syawal, SMB II Diasingkan Ke Ternate, Diperingati Dengan Yasinan

Palembang, BP Pada hari Rabu, 4 Syawal 1236 H. ( 1821 ) diberangkatkan Sri Paduka Suhunan Mahmud Badarudin diasingkan oleh ...