Home / Headline / Australia Harus Pulang, Padamkan Api di Negaranya

Australia Harus Pulang, Padamkan Api di Negaranya

Palembang, BP
11410_thumb_heli1.jpg1Kru negara asing yang membantu pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Sumatera Selatan segera mengakhiri tugasnya. Tapi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin berharap masa tugas kru negara asing itu bisa diperpanjang .
“Itu kalau bisa, seperti Australia, mereka juga sedang repot dengan kebakaran hutan, di mana-mana juga, di Australia,” kata Gubernur ditemui di Posko BPPD Sumsel, Kamis (15/10).
Walau harus ditinggalkan dalam kondisi api masih menyala, Alex mengatakan pihaknya tidak akan menyerah untuk memadamkan api di Sumsel.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengatakan bantuan asing dari Singapura, Malaysia, dan Australia bakal berada di Sumsel hingga pekan depan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.
Tentara Malaysia akan melakukan proses pemadaman kebakaran hingga Senin karena Kamis kemarin jam operasional pemadaman tidak maksimal 7 jam sehingga mereka masih akan tetap berada di Palembang hingga Senin pekan depan.
Bantuan pemadaman kebakaran dari Singapura juga bakal berada di Palembang lebih lama karena Singapura menjadwalkan bakal melakukan pemadaman selama 13 hari sejak kedatangannya.
“Australia bakal pulang lebih cepat karena pada Senin (18/10) bakal memadamkan kebakaran yang juga terjadi di Australia,” katanya.
Menurut Rampang, Malaysia dan Singapura mulai masuk Indonesia hari minggu lalu, sedangkan Australia hari Rabu kemarin.
Sementara itu Ketua Timbalan Pengarah Operasi AFMM Malaysia, Laksmada Madya (M) Datuk Che Hassan ketika di temui di base Ops Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Palembang memastikan siap membantu Indonesia dalam memadamkan api di Sumsel.
“Kami teruskan operasi, insya Allah selesai petang ini dan saya datang ke sini untuk melihat bagaimana operasi ini dijalankan dan tidak berpuas hati,” katanya.
Menurutnya, kemungkinan Indonesia akan mengajukan permohonan untuk memperpanjang masa tugas Malaysia di Sumsel, namun ini perlu sampaikan ke Menteri dan Kerajaan Malaysia.
“Untuk memadamkan api di Sumsel tidak ada kesulitan karena pilot kita memang cakap lah dan boleh memadamkan api di tempat yang diberikan pusat operasi bencana,” katanya.#osk
x

Jangan Lewatkan

12 Desember Hingga 25 Desember, KPU Palembang Lakukan Verfikasi Faktual Calon Perseorangan

Palembang, BP KPU kota Palembang segera melakukan verifikasi lapangan terkait dukungan KTP atas dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan ...