Home / Headline / Truk Batubara Terjun ke Kanal, Dua Tewas

Truk Batubara Terjun ke Kanal, Dua Tewas

Muaraenim, BP
IMG_20151015_124537_resizedKecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di jalan perkebunan kelapa sawit PT Golden Blossum Sumatera (PT GBS), Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Rabu (14/10) sekitar pukul 16.00. Sebuah mobil truk bernomor polisi BG  8803 DD yang mengangkut batubara milik PT EPI telah terjun ke kanal (anak sungai) yang berisi air dengan kedalaman sekitar 2 meter berada di pinggir badan jalan tersebut.
                  Peristiwa itu terjadi di Km 5, jelan perkebunan PT GBS, Kecamatan Abab, PALI. Dalam kejadian itu sopir mobil truk bernama Heri (40), warga Airport, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI dan kerneknya bernama Kholidi (42), warga Dusun 7, Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI tewas di lokasi kejadian. Kedua korban ini tewas mengenaskan diduga karena tenggelam kedalam air bersama mobil yang terjun ke dalam kanal tersebut.
             Soalnya pada saat mobil itu terjun ke dalam kanal, posisi ban mobilnya berada di atas dan bagian kabinnya terbenam ke dasar kanal. Kedua korban terjebak dalam kabin mobil tersebut hingga tidak bisa keluar.
             Sebelumnya, sekitar 3 tahun lalu, kejadian serupa juga terjadi di lokasi tersebut. Saat itu sebuah mobil toyota Kijang Inova yang berisikan satu keluarga, juga terjun ke kanal tersebut. dalam peristiwa itu sebanyak  5 orang penumpang mobil itu tewas dilokasi kejadian.
               Kejadian kali ini bermula dari sore itu, kedua korban tengah mengendarai mobil truk yang sarat muatan batubara milik PT EPI. Kedua korban hendak mengantarkan batubara itu ke dermaga PT EPI. Untuk menuju dermaga tersebut, mereka melalui pintu masuk jalan perkebunan PT GBS.
               Jalan perkebunan PT GBS yang mereka lalui tersebut dikanan kirinya merupakan kanal (anak sungai) yang berisikan air. Ketika mobil yang dikendarai kedua korban sampai di km5, tiba tiba mobil tersebut berjalan terlalu ke kanan badan jalan diduga karena korban mengantuk.
              Hingga akhirnya mobil tersebut terjun ke dalam kanal yang dalamnya sekitar 2 meter dengan posisi roda di sebelah atas. Saat itu posisi kabin mobil terbenam kedasar sungai. Sehingga kedua korban terjebak dalam kabin mobil yang terbenam dalam dasar sungai tersebut.
              Korban baru berhasil diangkat sekitar 30 menit kemudian, setelah dua orang warga yang tengah melintas yakni Andre Nopran dan Kana, Kedua warga ini bersama warga lainnya berupaya menolong korban dengan cara masuk kedalam kanal tersebut. kedua korban baru berhasil dikeluarkan dari dalam kabin mobil setelah kaca depan mobil itu berhasil dipecahkan.
               Saat kedua korban berhasil diangkat, ternyata keduanya sudah tewas. Petugas Polsek Penukal Abab, AKP Indro Wono bersama anggotanya, langsung mengevakuasi kedua korban. Kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Petugas juga langsung memasang police line dilokasi kejadian. #nur
5 Lampiran
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penanganan Banjir di Kota Palembang Harus Fokus

Palembang, BP Banjir yang di terjadi di kota Palembang beberapa hari yang lalu nampaknya tidak pernah tuntas dibenahi oleh Pemerintah ...