Home / Headline / Harga Jengkol Terjun Bebas

Harga Jengkol Terjun Bebas

PALI, BP
IMG_20151013_095906Setelah sempat meroket tajam hingga melampaui harga daging di pasaran, harga buah jengkol, kini tiba-tiba mendadak terjun bebas, terutama di pasar tradisional Ibukota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
(PALI). Hal tersebut membuat para pedagang buah yang mempunyai aroma khas ini harus merugi.

Pedagang hanya bisa menjual jengkol seharga Rp10 ribu per kilogramnya, padahal normalnya Rp35 ribu per kilogram. Tak hanya harga yang murah, ternyata para pembeli ini pun justru mengalami penurunan dari biasanya

Rio S (28), salah satu pedagang jengkol di pasar tradisional Ibukota Pendopo mengatakan, bahwa anjloknya harga jengkol sepekan ini di pasaran, lantaran banyaknya petani jengkol yang menyuplai buah jengkol ke pasaran.

“Luar biasa dek turun nian harga jengkol. Kalau beberapa hari sebelumnya harga perkilogramnya masih sekitar Rp 35 ribu. Tapi sekarang kita jual Rp10 ribu. Itu karena banyaknya pemasok ke kita. Mungkin karena lagi musim jengkol pak, jadi terpaksa kita turunkan harga,” ujarnya, Rabu (14/10).

Tidak hanya jengkol, cabai juga ikut turun. Seperti  diungkapkan Doni (30), pedagang cabai, dari Rp 60 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram, akibat banyaknya suplai cabai yang dijual para pengepul kepada pengecer.

“Walaupun harganya anjlok, tapi pembeli tetap mengalami penurunan. Sepertinya gara-gara harga karet yang mengalami naik turun. Jadi masyarakat membatasi jumlah belanjaannya. Kita berharap dengan anjloknya harga ini, maka harga karet bisa meningkat. Sehingga pembeli bisa meningkat,” katanya. #hab

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelantikan Ketua DPRD Sumsel Tunggu SK Kemendagri

Palembang, BP Kapan pelantikan Ketua DPRD Sumsel belum dapat dipastikan. Pasalnya hingga kini, sekretaris DPRD Sumsel belum menerima Surat Keputusan ...