Home / Headline / Bupati Komitmen Jaga Netralitas PNS di OKUS

Bupati Komitmen Jaga Netralitas PNS di OKUS

Muaradua, BP

20151012_110925_resized-1Ketua DPRD Sumatera Selatan Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM melakukan kunjungan ke Kabupaten OKUS dalam rangka Pilkada Kabupaten OKUS tahun 2015, Senin (12/10).
Kedatangan politisi dari PDIP ini dengan tujuan silahturahmi dengan pemangku kepentingan di Kabupaten OKUS, sekaligus mencoba menggali informasi bagaimana kondisi politik di Kabupaten OKUS, karena terdengar olehnya banyak isu yang beredar, PNS di lingkungan Pemkab OKUS terlibat Pilkada.
“Kehadiran saya di sini selain silaturahmi, ingin mengetahui terkait banyak isu-isu di Palembang PNS di OKUS tidak netralitas. Nah hari ini saya mau lihat langsung sejauh mana netralitas ini dijaga, rupanya Pak Bupati berkomitmen untuk menjaga netralitas rekan-rekan aparatur negaranya,“ kata Giri.
Giri menyangkan apabila ada PNS yang ikut terlibat dalam pilkada, tentu sangat merugi karena menurut dia, karir seorang PNS lebih lama ketimbang ia harus dipecat karena gara-gara pilkada.
”Kalau saya sebenarnya sayang dengan mereka, makanya saya minta tetap untuk netral. Terbayang kalau ketahuan baru berkarir 10- 12 tahun bahkan masih bisa 20 tahun menjadi PNS tiba-tiba menjadi kasus pilkada, tentu hal ini tidak baik buat dia dan keluarganya, karena di undang-udang  sudah jelas begitu ketahuan langsung dipecat, ada foto ada buktinya,“ tandasnya.
Selanjutnya ia meminta  penyelenggara pilkada dalam hal ini  KPU OKUS menjalankan tugas fungsinya dengan baik sehingga tidak ada gugutan-gugatan, begitu juga panwas kalau ada aduan segera tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku.
“Kita berharap pilkada OKUS berlangsung aman dan damai tidak ada gugatan-gugatan ke MK, karena apabila bila ada kasus pilkada hanya membuang waktu, dan menghambat proes pembangunan di Kabupaten OKUS “ pintanya.
Giri menambahkan apa bila pihak penyelenggara pilkada, pemangku kepentingan pemerintah daerah, Panwaslu, kepolisian tidak bekerja proporsional atau berat sebelah nanti hasil kepemimnannya adalah ketidaksesuain dan ketidakteraturan di dalam masyarakat.
“Sebelum terjadi konflik horisontal di masyarakat, harus kita hindari terlebih dahulu, dengan cara sikap netariltas kita untuk menyukseskan pilkada ini,“ jelas dia.
Ia mengharapkan tujuan  keliling ini supaya pilakda nanti  rekonsilidasinya selsai dengan cepat dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
Bagaiman proses pemilu pilkada ini dengan baik, menghasilkan pemimpin yang baik dan dengan perjalan proses yang baik semua pihak bisa tahu posisinya masing-masing. Selasai pilkada selsai masalah, siapapun yang terpilih didukung oleh masyarakat, itu lah yang terbaik,“ harap Giri. #bob

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...