Home / Sumsel / Banyuasin / Bupati Akan Ganti Kapal Jukung yang Karam

Bupati Akan Ganti Kapal Jukung yang Karam

Banyuasin, BP
IMG_0135-picsayBupati Banyuasin Yan Anton Ferdian akan mengganti baru kapal jukung pengangkut bantuan air bersih yang karam, Sabtu (10/10), di Sungai Gasing.
Bupati Yan Anton mengatakan, musibah tersebut sungguh di luar dugaan. Pendistribusian bantuan air bersih ke kawasan perairan ditunda sementara. Kapal jukung yang mengangkut drum air bersih itu juga masih karam di sungai. “Untuk APBD 2016 nanti akan dianggarkan pengadaan kapal, guna mendistribusikan air bersih ke kawasan perairan,” katanya.
Apalagi, sejumlah desa di sana langganan mengalami kekeringan tiap tahun. Selain memperbaiki saluran PDAM agar bisa maksimal mengalir ke masyarakat, pemerintah juga siaga mendistribusikan air bersih terutama dalam keadaan darurat. “Butuh transportasi air yang memadai untuk mengangkut air bersih ke kawasan perairan,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Banyuasin M Yusuf menambahkan,  sesuai instruksi Bupati Banyuasin pihaknya telah mengecek beberapa lokasi pembuatan kapal di daerah Sukomoro.
“Kita akan mengusul pembuatan kapal menggunakan viber dillengkapi penampungan air dalam kapal kapasitas 30 ribu liter yang juga dapat berfungsi sebagai alat pemadam kebkaran di perairan,” lanjutnya.

“Untuk harganya belum diketahui, tetapi untuk yang jenis kapal jukung kayu harganya mencapai Rp250 juta,” ungkapnya.

Masih menurut Yusuf, musibah terbaliknya kapal jukung tersebut mengakibatkan pecahnya 3 tedmon kapasitas 2 ribu liter, 2 mesin pompa air, dan selang sepanjang 200 meter. Sementara itu, kapal jukung mengalami kerusakan cukup parah dan saat ini masih dalam kondisi karam di perairan Gasing.

Dijelaskan M Yusuf, saat ini penyaluran air bersih ke Muara Telang ditunda terlebih dahulu mengingat anggota tagana masih dalam perawatan pasca musibah tersebut, meskipun tidak mengalami luka serius. “Masyarakat di Kecamatan Muara Telang diminta bersabar, beberapa hari kedepan bantuan akan kita salurkan kembali,” jelasnya.

Peristiwa terbaliknya kapal jukung tersebut berlangsung pada pukul 18.30, Sabtu (10/10), diperairan Gasing sesaat setelah berlayar dari dermaga PU. Kapal ditengarai oleng akibat terjangan ombak dan angin yang membuat kapal terbalik.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Supriadi membenarkan peristiwa terbaliknya kapal jukung pengangkut air bersih yang dibawa Dinsos dan Tagana Banyuasin tersebut. “Diduga akibat over kapasitas dan kondisi alam yang tidak mendukung membuat kapal tersebut terbalik,” katanya. #mew

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ribuan Liter Solar Tumpah di Jalintim

Banyuasin, BP–Ribuan liter bahan bakar solar tumpah di Jalan Lintas Timur (Jalintim)Desa Langkan, Kabupaten Banyuasin. Akibatnya belasan pengendara bermotor tergelincir ...