Home / Palembang / Tidak Ada Potong Memotong, Jegal Menjegal Untuk Cawawako

Tidak Ada Potong Memotong, Jegal Menjegal Untuk Cawawako

Palembang, BP
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sumatera Selatan membantah jika partainya melakukan penjegalan terhadap calon tertentu untuk diusulkan sebagai calon wakil walikota Palembang.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPD PDIP Sumsel Giri Ramanda menyikapi adanya pihak yang menuding PDIP melakukan penjegalan kepada adik Romi Herton yang merupakan mantan walikota Palembang, Fitrianti Agusti.
“Di PDI Perjuanganan ada mekanisme, tidak ada potong-memotong, jegal menjegal. Semua ada aturan dan mekanisme,” kata Giri Ramanda, Senin (12/10).
Menurut Giri, kegaduhan ini harus dihentikan karena jika terus berkembang akan membuat kegusaran di tubuh PDI Perjuangan kota Palembang yang selama ini solid.
“Mudah-mudahan satu nama yang dikeluarkan DPP nanti,” katanya.
Ditambahkan Giri yang sekarang menjabat Ketua DPRD Sumsel, pihaknya (DPD) tidak ada niat untuk menjegal seseorang tersebut, ini terlihat dari beberapa nama yang mengikuti penyaringan cawawako Palembang baik dari unsur DPC maupun DPD. Selain itu putusan siapa yang diusung nanti berada di DPP sepenuhnya.
“Bahkan, kita ada fit and proper test yang diikuti 13 orang, dan ada penilaiannya berdasarkan loyalitas juga, serta ukuran yang lainnya yang dimiliki oleh DPP Partai,” katanya.
Ditambahkan keponakan almarhum Taufik Kiemas ini, khusus masalah kota Palembang (cawawako) ini, langsung ditangani orang nomor satu di partai berlambang banteng dengan moncong putih tersebut, sehingga tidak ada intervensi pihak-pihak tertentu.
“Untuk kota Palembang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Umum (Megawati) langsung. Jadi, tidak mungkin ada permainan atau hal-hal yang tidak adil,” tandasnya.
PDI Perjuangan sebelumnya telah melakukan fit and proper test kepada 13 kader internalnya, yaitu Fitriani Agustinda, MA Gantada, Usman Effendi, Darmadi Jufrie, Yudha Rinaldi, Riza Toni, Yulius Alev Yadi, Hagmar Bandamana, Sakim, Lagan, Ryonaldo Juliantino, Bahrul Zaman, Susanto Adjis Saip.
“Sekarang masih menunggu siapa nama yang direkomendasikan DPP,” tandasnya.
Sebelumnya, enam partai pengusung dan pendukung non kursi (parlemen) pasangan Romi Herton-Harnojoyo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013. Mereka juga mengklaim memiliki hak yang sama dengan partai parlemen untuk mengusulkan calon cawawako Palembang mendatang.
Menurut koordinator tim koalisi non-parlemen pasangan Romi Herton-Harnojoyo, Suparman Roman, pihaknya secara konstitusi dapat mengajukan usulan Cawawako nanti, dan pihaknya tidak ingin calon-calon yang selama ini tidak ikut berjuang “tiba-tiba muncul”, mengklaim paling layak mendampingi Harnojoyo. #osk

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Koperasi Tinggal Papan Nama

Palembang, BP — Pertumbuhan koperasi di Kota Palembang terbilang cukup signifikan terutama yang dibentuk oleh masyarakat. Dari total 1082 hampir setengahnya ...