Home / Headline / Beraksi Saat Menghadiri Hajatan

Beraksi Saat Menghadiri Hajatan

Palembang, BP
20151012_115729Dengan modal berpakaian batik dan celana dasar, serta mengenakan peci, Mukhlis (44) selalu menghadiri hajatan baik pesta pernikahan maupun sunatan. Namun, maksud kedatangannya bukan untuk memenuhi undangan, melainkan sengaja untuk mencari mangsa aksi kejahatannya dengan meminjam dan melarikan sepeda motor para tamu.

Dengan ide seperti itu pun, tersangka yang merupakan warga Jalan D Panjaitan, Lorong Sudirjo, RT 06 RW 02, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang ini sudah berhasil melarikan sedikitnya sepuluh sepeda motor berbagai merek, mulai dari Yamaha Mio Soul, Honda Vario dan lainnya.

Namun, saat bapak empat anak ini tengah menjalankan aksinya yang ke sebelas kalinya di hajatan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Kemuning Palembang, Minggu (11/10), seorang tamu udangan yang pernah menjadi korbannya mengenali wajah tersangka, sehingga tersangka Mukhlis diteriaki dan dihajar massa sampai babak belur.

Menurut pengakuan tersangka yang telah menjalankan aksi kejahatannya sejak akhir 2013 lalu ini, tiap beraksi ia hanya seorang diri dengan berpura-pura mengaku dari keluarga yang tengah mengadakan hajatan kepada para tamu untuk melancarkan aksi kejahatannya tersebut.

“Saya meminjam motor untuk membeli barang seperti lampu, obat atau rokok di suruh keluarga yang tengah mengadakan hajatan. Setelah dipinjami, saya langsung membawa kabur motor tersebut,” ujar tersangka Mukhlis, saat diamankan di Mapolsek Kemuning Palembang, Senin (12/10).

Motor yang berhasil dibawa kabur ini, masih dikatakan tersangka Mukhlis yang memperoleh ide melarikan motor dari temannya yang tinggal di Lampung, langsung diserahkan kepada penampung berinisial PR (DPO). Motor yang dijual kepada PR pun dihargai bervariasi mulai dari Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.

“Uang yang didapet dari penjualan sepeda motor tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja Pak, karena saya juga kesehariannya hanya pengangguran,” kata tersangka Mukhlis.

Sementara itu, Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko Sanjaya, didampingi Kanit Reskrim Iptu Yahya Roni menjelaskan, dari pengakuan tersangka yang telah beraksi selama sepuluh kali ini, untuk laporan polisi di Mapolsek Kemuning Palembang sejauh ini baru satu.

“Jadi banyak korban juga yang menyatakan kehilangan motor datang dengan membawa laporan polisi seperti yang tinggal di Kalidoni, Lemabang dan lainnya. Akibat ulahnya, tersangka bakal dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” pungkas Handoko. #rio

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...