Home / Headline / Tuntaskan Pemadaman Dalam 7 Hari

Tuntaskan Pemadaman Dalam 7 Hari

#Pesawat Singapura dan Malaysia Tiba di Palembang

Palembang, BP

Singapura Air Force (1)Bantuan dari negara tetangga yang menawarkan diri untuk terlibat pemadaman api di kawasan Indonesia, khususnya Sumatera Selatan, tiba di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Selain itu, bantuan pesawat CL415 Bombardier dan 21 personel dengan rincian 12 kru penerbang, delapan teknisi, satu wartawan. Satu pesawat Hercules C-130, 41 personel, dan logistik untuk water bombing  dari Malaysia juga telah tiba Jumat (9/10). Diperkirakan, bantuan satu unit Helikopter Dolphin dengan empat kru penerbang juga segera didatangkan.

Misi untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan di beberapa kabupaten di Sumsel terus dilakukan oleh pemerintah baik melalui udara maupun darat, termasuk upaya bantuan yang dilakukan oleh TNI  untuk memastikan sejauh mana progres pemadaman yang telah dilakukan di lapangan.
Sabtu (10/10) siang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo langsung melakukan pemantauan ke sejumlah tempat terbakar di Sumsel. Diharapkan upaya pemadaman bisa dituntaskan dalam tujuh hari ke depan.
Usai melakukan rapat di ruang VVIP Bandara SMB II Palembang, Gatot menyampaikan pihaknya akan melakukan berbagai upaya, termasuk upaya kanalisasi di setiap daerah lahan gambut yang terbakar guna mengurangi kebakaran yang telah menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bantuan Helikopter Chinnok dan pesawat Hercules yang memuat personel dan peralatan dari Singapura telah mendarat di Landasan Udara Palembang pukul 13.00, Sabtu.

“Rencananya bantuan dari Singapura dan Malaysia ini hanya akan beroperasi selama dua minggu. Tim Malaysia rencananya akan ditempatkan di Pangkal Pinang dan melakukan water bombing di Kecamatan Selapan dan Air Sugihan, Kabupaten  OKI, Sumsel,” kata Sutopo, kemarin.

Diakuinya, mereka terkonsentrasi di Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Banyuasin. Hutan dan lahan seluas 221.704 hektar areal terbakar di Sumsel. Luasnya wilayah terbakar dan lahan gambut merupakan tantangan dalam pemadaman api dan asap. Di samping itu, pemadaman juga terkendala oleh cuaca kering dan air yang terbatas, sedangkan perkiraan kemarau baru akan berakhir November 2015.
Berdasarkan pantauan Satelit Terra Aqua, Sabtu, terdapat 936 hotspot dengan rincian Sumatera 91 titik (Lampung 2, Sumsel 89). Untuk jarak pandang Palembang 7.000 meter.

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengaku, saat ini Pemprov Sumsel tengah bekerja sama dengan Lapan untuk menangani kebakaran di Sumsel. “Selain itu, tenaga ahli gambut dari Norwergia yang nantinya akan meneliti masalah kebakaran gambut di Sumsel juga sudah tiba di Palembang. Sumsel menjadi contoh dan penelitian dari provinsi lainnya yang terbakar saat ini,” katanya.

Sementara itu, hingga kini Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil memadamkan 3.163 titik api dan asap dari 3.289 titik api akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di empat provinsi seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sejak terjadi kebakaran hutan di empat provinsi tersebut, TNI telah menerjunkan 5.018 personel untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam)  II Sriwijaya Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar, SIP, Sabtu, mengatakan, sejak ditugaskan pada 12 September hingga 8 Oktober 2015, prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan telah berhasil memadamkan 1.841 titik api dan 1.322 titik asap yang terjadi di empat provinsi tersebut.

“Hingga saat ini masih terdapat beberapa titik api yang belum dapat dipadamkan di antaranya 36 titik api dan satu titik asap di Provinsi Sumsel, satu titik asap di Provinsi Riau, 29 titik api di Provinsi Kalimantan Tengah dan 59 titik asap di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga total keseluruhan terdapat 66 titik api dan 60 titik asap yang belum berhasil dipadamkan,” katanya. # osk

 

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...