Home / Headline / Banyak Pohon Tumbang, Pengendara Diminta Waspada

Banyak Pohon Tumbang, Pengendara Diminta Waspada

Muarabeliti, BP

12143227_149932878691439_1097950067598303744_nMusim kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir menjadikan sejumlah pohon berusia tua di sepanjang jalan lintas Sumatera (Jalinsum) mengalami kekeringan, hingga akhirnya kini rentan tumbang dan membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Tercatat, dalam bulan Oktober saja, telah dua kali terjadi insiden tumbangnya pohon yang berada persis di pinggir Jalinsum dan sempat mengganggu arus lalu lintas yang berada di wilayah Kabupaten Musirawas. Kendati tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, Polres Musirawas tetap berharap agar pengemudi yang melalui jalur lintas tersebut, untuk dapat lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Kapolres Musirawas, AKBP Herwansyah Saidi melalui Kasat Lantas AKP Yudha Widyatama mengungkapkan bahwa tumbangnya sejumlah pohon tersebut, disebabkan faktor alam, termasuk salah satunya angin kencang yang sempat berhembus beberapa waktu lalu.

“Kita berharap agar pengendara bisa lebih waspada. Jika kondisi alam memang sedang tidak mendukung, ada baiknya cari tempat aman untuk berlindung dan beristirahat, agar saat melanjutkan perjalanan bisa lebih konsentrasi dan aman. Jangan memarkirkan kendaraan dibawah pohon, apalagi saat ada angin kencang,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kejadian pohon tumbang sempat kembali terjadi di wilayah hukumnya pada hari Sabtu (10/10) lalu sekitar pukul 07.00. Walaupun tidak menyebabkan kemacetan kendaraan panjang seperti sebelumnya. Namun, akibat insiden tersebut, pihaknya harus bekerja keras membantu warga membersihkan patahan pohon yang tumbang, agar tidak mengganggu pengemudi yang hendak melintas.

“Mengetahui hal ini, petugas dan Satuan lalu lintas dan dibantu anggota Sabhara langsung turun ke lapangan, untuk membersihkan kayu yang tumbang tersebut. Memang ada kemacetan kendaraan, tapi tidak terlalu parah karena proses pembersihannya berlangsung cepat, ditambah kejadiannya yang bertepatan dengan hari libur bagi pegawai,” kata dia.

Dirinya pun berharap, agar warga yang tinggal tak jauh dari Jalinsum, untuk dapat secepatnya memberikan laporan jika sewaktu-waktu kejadian serupa kembali terulang.

“Kadang yang membuat kemacetan panjang itu, disebabkan lambannya laporan masyarakat. Akibatnya, saat petugas sampai ke lokasi untuk membantu membersihkan patahan kayu, kendaraan yang antri sudah menumpuk. Kami sangat berterima kasih jika warga bisa lebih bersikap kooperatif dalam melaporkan kejadian-kejadian seperti itu,” ungkapnya.

Sebelumnya, kejadian yang sama terjadi di KM 6, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kamis (1/10) lalu, atau tepatnya di Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti. Bahkan, tumbangnya pohon akasia tersebut, membuat arus lalu lintas sempat macet hingga dua jam lebih. #wan

x

Jangan Lewatkan

Ketika Ibu-Ibu Datangi Kantor Kejati Sumsel, Soroti Tender Proyek LPSE

Palembang, BP Puluhan orang yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) yang kebanyakan ibu-ibu yang berprofesi sebagai ...