Home / Hukum / Pengancaman Wartawan, Sat Reskrim Himpun Keterangan

Pengancaman Wartawan, Sat Reskrim Himpun Keterangan

Palembang, BP

Propam Polda Sumsel dan Polresta Palembang telah bergerak mengusut kasus pengancaman terhadap Hasandri Agustian, Wakil Redaktur Pelaksana Harian BeritaPagi oleh oknum polisi Aiptu Ibnu Umar. Kali ini giliran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Palembang yang mulai mengumpulkan keterangan menyusul laporan Hasandri ke Polresta Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede SIK, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari wartawan BP dan berjanji untuk menindaklanjutinya.

“Kalau ada laporan tentu akan kita proses. Kita akan deteksi dulu hasil visum untuk menentukan bentuk dan jenis penganiayaan yang dilakukan terhadap wartawan ini. Tergantung hasilnya nanti apakah dikenakan pasal 351 KUHP yang diancam di atas lima tahun penjara atau 352 KUHP yang diancam dua tahun delapan bulan kurungan,” kata Marully, Rabu (7/10).

Menurut Maruly, progres laporan korban sudah dibuat sprinlidik dan akan memeriksa saksi-saksi. Begitu juga dengan korban masih menunggu hasil pemeriksaannya.

“Dalam waktu dekat akan kita panggil setelah berbagai proses dan prosedur yang dilewati. Kita tidak pandang bulu, siapa pun itu kalau salah akan kita proses sesuai hukum yang berlaku. Begitu juga dengan istri oknum anggota polisi tersebut yang dilaporkan perbuatan tidak menyenangkan akan kita proses,” tegasnya.

‎Sementara untuk kasus intimidasi oleh Aiptu Ibnu Umar sedang ditangani langsung oleh Propam  Mapolda Sumsel yang akan segera dilimpahkan ke Propam Polresta Palembang.

Sementara itu Pimpinan Umum BeritaPagi Group Dody Reza Alex, melalui Riduan Tumenggung sangat menyesalkan adanya pelecehan dan pengancaman yang dilakukan aparat kepolisian terhadap wartawan BeritaPagi, Hasandri.

“Jika memang masalah pribadi tak perlu sampai menyinggung profesi, apalagi dibesar-besarkan sampai membawa-bawa institusi atau instansi. Sebagai aparat jangan mudah mengumbar ancaman dan mengintimidasi. Harapan semoga masalah ini cepat selesai dengan cepat dan tuntas dan tidak ada lagi kejadian serupa. Selain itu, Hasandri benar adalah karyawan BeritaPagi,” tegas Riduan, Rabu (7/10).

BeritaPagi juga mengapresiasi Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri dan jajarannya. “Kami berterima kasih kepada Kapolda Sumsel beserta jajarannya, baik Propam Polda dan Polresta Palembang yang sudah menanggapi laporan Hasandri sebagai masyarakat sama seperti yang lainnya,” kata Riduan.

Menurut Riduan, kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi kedua belah pihak dan masyarakat. “Jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi, apalagi sampai menghina profesi. Jadi apa pun profesinya itu harus dihargai. Kami berharap semoga cepat selesai dan tuntas kasus ini,” pungkas Riduan. #rio

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Forum Bangso Batak Sumsel Ajak Rakyat Gunakan Hak Pilih Besok

Palembang, BP–Pengurus DPD FBBI (Forum Bangso Batak Indonesia) Sumsel mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu ...