Home / Headline / Korban Pengeroyokan Datangi Polres

Korban Pengeroyokan Datangi Polres

Inderalaya, BP

Jpeg

Jpeg

Lantaran tidak ada penanganan terhadap kasus pengeroyokan yang dialami Edi Supardi bin Sudirman (42), warga Desa Sukaraja Baru, Dusun II RT 04 No 131, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten OI yang dilakukan empat tersangka pada 19 Agustus 2014, korban mendatangi Mapolres OI untuk menanyakan tindaklanjut kasus yang dialaminya, Rabu (7/10).

    Edi menceritakan sebelum terjadi kasus pengeroyokan, dirinya menikah dengan seorang perempuan bernama Susilawati, warga Kelurahan Tanjung Raja Barat pada Senin 4 Agustus 2014, yang menjadi wali pernikahan waktu itu kakak kandung istrinya yang bernama Idris Alamsyah. Status istrinya saat dinikahi, janda yang telah cerai sesuai akta cerai pengadilan agama Kayu agung diputuskan pada tanggal 23 Februari 2006

    Lantaran pihak keluarga dari istri Edi tak senang dirinya menikahi Susilawati sehingga terjadi kasus pengeroyokan terhadap dirinya pada tanggal 19 Agustus 2014 di tempat tinggalnya.

“Yang melakukan pengeroyokan empat orang, Aiptu Basor Anggota Polsek Tanjung Raja dan Sri Multi istri dari Basor, Mantan Suami istri saya Eko Ananta Rosdian dan Hendra, mereka datang ke rumah orang tua istri saya sekitar pukul 20:00 wib,” kata Edi,kemarin.

   Saat terjadi pengeroyokan, dirinya tak melakukan perlawanan lantaran saat itu sedang memegang anaknya yang masih balita. Usai terjadi kasus pengeroyokan, edi langsung melapor ke Provost Polres OI dengan nomor pengaduan LP/04-B/VIII/2014/Yanduan pada 19 Agustus 2014 melaporkan AIPTU Basor Brig Polsek Tanjung Raja Polsek Ogan Ilir dan ke Reskrim Polres Ogan Ilir dengan nomor pengaduan LPB/263/VIII/2014/Res OI Pada 20 Agustus 2014.

   “Usai kasus ini, saya langsung melapor ke Provost dan Reskrim OI,” katanya

   Dirinya merasa kecewa atas penanganan kasus ini dinilainya lambat karena hingga saat ini keempat tersangka belum dilakukan penahanan oleh Polres OI, padahal kasus ini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum Kayu Agung pada bulan Juli 2015 lalu.

   “Menurut info jaksa penuntut umum kayu agung, kasus saya ini telah dinyatakan lengkap atau P21,” ujarnya.
Lantaran mendapatkan info tersebut, dirinya mendatangi Mapolres OI untuk menanyakan kasus yang dialaminya sejauh mana telah dilakukan penanganan oleh Polres OI

    “Saya datang kesini bermaksud untuk menanyakan kasus yang saya alami karena hingga saat ini keempat tersangka masih bebas”jelasnya

   Sementara itu, Kapolsek OI AKBP Denny Yono Putro melalui Kasat Reskrim AKP Dhafid Shiddiq mengatakan kasus tersebut telah lengkap atau P21, akan tetapi pihaknya belum dapat menyerahkan keempat tersangka lantaran salah satu tersangka yakni mantan suami istri Eko Ananta Rosdian statusnya PNS Kabupaten OKI melarikan diri.

   “Untuk ketiga tersangka tinggal dilakukan penangkapan, karena tersangka belum lengkap sehingga jaksa belum dapat menerima kasus ini,” katanya. #hen

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...