Home / Headline / PKK Implementasikan Metoda Kunker Baru

PKK Implementasikan Metoda Kunker Baru

Prabumulih, BP

MASTER-Hj. eliza menyerahkan bantuan APE (alat permainan edukasi) kepada ketua pkk prabumulihTim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Selatan bekerjasama dengan empat instansi pemerintah dalam melakukan kunjungan kerja (kunker) ke setiap kabupaten dan kota di Sumsel.
Ke empat instansi tersebut yaitu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  (BKKBN), Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Selatan Hj Eliza Alex Noerdin mengatakan, kunjungan tahun ini sangat berbeda dengan kunker yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.
“Biasanya dalam kunker kami mengevaluasi 10 program kerja dan cara pengisian papan data. Namun untuk tahun ini kami telah melimpahkan tugas tersebut kepada kabupaten/kota sampai desa sehingga provinsi bisa fokus mencari informasi dan masukan lain yang lebih informatif  dan dibutuhkan oleh masyarakat,” tuturnya saat melakukan kunker ke Kota Prabumulih, Selasa (6/10).
Eliza Alex menambahkan, TP. PKK telah mencari metode baru bagaimana kunjungan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan ibu-ibu kader sampai ke desa-desa. Format baru tersebut berupa penyuluhan, sosialisasi, dan juga pelayanan kepada masyarakat.
Program kerja TP PKK tidak lepas dari usaha untuk memberdayakan masyarakat agar terwujud keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Untuk itulah TP PKK sebagai motivator, fasilitator perencana, pelaksana, dan juga sebagai penggerak melakukan pembinaaan kepada keluarga dan masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk kerjasama dengan unsur dinas dan instansi pemerintah terkait.
“Maka dari itu PKK menggandeng BNN dimana saat ini Indonesia sudah sangat rentan dengan masalah narkoba. Kami pun mengikutsertakan BKKBN untuk menuntaskan program KB. Tanggung jawab kita semua agar ibu-ibu melaksanakan deteksi kanker servik dengan tes IVA. lebih penting lagi, mengenai banyaknya makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya yang beredar di masyarakat,  untuk itu kami juga mengajak BPOM.” jelasnya dihadapan para kader dan pengurus PKK, di Aula Tumah Dinas Walikota Prabumulih.
Dirinya berharap apa yang didapat dalam kegiatan ini menjadi modal untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.
Kunker ini merupakan program kerja PKK Sumsel yang dilaksanakan setiap tahun. Dalam kesempatan ini, Eliza melantik Istri Bupati Kota Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Rahayu sebagai Bunda Paud Kota Prabumulih. Turut hadir Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri, para camat, serta Pengurus PKK Kecamatan dan kader PKK Desa di Prabumulih.
Kota Prabumulih merupakan daerah ketiga di Sumsel yang sudah mencapai target bunda paud. Target satu desa satu paud sudah dilampaui oleh Kota Prabumulih. Saat ini, di Prabumulih sudah ada 60 paud, hampir dua kali lipat daripada jumlah desa yang ada di Prabumulih yakni 37 desa/kelurahan.

Dalam kegiatan kunker, Kepala BNN Kombes Pol M Iswandi Hari sebagai narasumber menyampaikan materi dengan tema ‘Kenali, Pahami dan Perangi Narkoba. Sedangkan untuk sosialisasi pengujian makanan, disampaikan oleh Tedy Irawan dari BPOM.
Tedy melakukan uji sampel beberapa makanan yang di wilayah Prabumulih antara lain, pempek, tahu, dan siomay serta minuman yang biasa dijual di sekolah. Tedy menyarankan agar menghindari mengonsumsi mi basah yang beredar saat ini.
“Dengan berat hati kami sampaikan bahwa hampir seratus persen mie basah yang di jual di Sumsel ini mengandung formalin. Sedangkan untuk tahu hampir 90 persen juga mengandung formalin,” tutupnya. #ril

 

x

Jangan Lewatkan

Pilgub Sumsel 2018, Posisi PDIP Dan Golkar Kuat

Palembang, BP Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Kholil Pasaribu melihat pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun ...