Home / Palembang / Harnojoyo Pastikan Copot Petugas Penghambat Perizinan

Harnojoyo Pastikan Copot Petugas Penghambat Perizinan

Palembang, BP

Pasca menghadiri acara Training of Trainers Walikota Palembang Harnojoyo langsung memonitor petugas di Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Palembang. Harnojoyo menegaskan kepada pemohon perizinan, jika ada petugas yang memperlambat proses perizinan akan dicopot.

 

“Jika berkas bapak sudah lengkap namun 14 hari belum selesai, bapak lapor saya , SITU bapak sudah dianggap sah, dan kasih tau saya siapa yang menghambat kerja bapak, berarti dia tidak bisa bekerja, biar kita ganti sama yang lain,” kata Harno kepada pemohon perizinan di KPPT, Selasa(6/10).

 

Awalnya, Harnojoyo langsung memasuki ruang KPPT untuk melihat dan memastikan bahwa pelayanan di KPPT berjalan dengan baik. Satu persatu pegawai maupun masyarakat yang sedang mengurus perizinan diajak Harnojoyo dialog, menanyakan pelayanan.

 

Kepada petugas, Harnojoyo bahkan mengingatkan untuk bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. “Mana SOP nya, saya mau lihat, berapa hari maksimal mengurus SITU?,” tanya Harno kepada pegawai KPPT.

 

Sembari membaca Standar Operasional Prosedur (SOP) Harno mengatakan dalam SOP ini maksimal 14 hari kerja sudah selesai terhitung sejak kelengkapan berkas.

 

“Saya minta jangan sampai lebih dari 14 hari, jika 14 hari izin tersebut belum selesai sudah dianggap SITU itu sah,” kata Harnojoyo kepada pegawai KPPT.

 

Harno mengatakan, sesuai SOP selesai paling lama 14 hari kerja dengan pertimbangan kelengkapan berkas.

 

Joni(45) salah satu warga yang ingin membuat izin usaha merasa cukup tentang jika ada ketegasan dalam pelayanan publik di Kota Palembang.

 

“Bagus kalau memang dijalankan, kalau begini saya tidak perlu khawatir izin saya akan terhambat, asalkan berkas lengkap,” katanya. #ren

 

 

x

Jangan Lewatkan

Tambah Bus Trans Musi di Bandara

Palembang, BP — Persiapan menjelang Asian Games terus dilakukan. Salah satunya dengan menambah operasional armada Trans Musi di Bandara Sultan Mahmud ...