Home / Headline / 7Ha Kebun Damar Berusia Ratusan Tahun Hangus

7Ha Kebun Damar Berusia Ratusan Tahun Hangus

Muaradua, BP

IMG_20151006_073353_resizedSebanyak tujuh hektar lahan pekebun damar milik warga Desa Gunung Tiga, Kecamatan Muaradau ludes dilahap si jago merah, Selasa (5/10).

Pantauan di lapangan, api yang membakar lahan perkebunan warga sekitar pukul 16.00 dapat dijinakkan oleh tim gabungan BPBD, Tagana, dan PBK sekitar pukul 17.30. Namun kebakaran tersebut setidaknya membuat warga sekitar menjadi resah karena ditakutkan menjalar ke area perkebunan warga yang lainnya, dengan sigap mereka menghubungi pemadam kebakaran setempat.

“Apinyo dak mungkin lagi teratasi oleh kami, makonyo kami nelphone pemadam kebakaran,” ungkap Edi, salah satu pemilik lahan yang nyaris terkena kebaran.

Dijelaskannya, api bersumber dari perkebunan damar milik Topo, dengan mudahnya melahap dedaunan damar yang sudah kering, sehingga ia dan warga lainya menuju menjaga kebun masing-masing, dengan alat seadanya ia membersihkan sekeliling kebunnya. “Takut kutu apinyo dibawa angin, makonyo kami dak tepokus lagi di kebun milik pak Tono, “jelasnya.

Lebih jauh ia mengatakan kerugian yang dialami sang pemilik kebun damar ditaksir sekitar Rp300 juta, karena
kebun damar tersebut  dalam satu bulan menghasilkan sekitar 5 kwintal getah damar, mengingat diameter kayunya sebesar roda mobil fuso.

“Cubo bayangkan berapa kubik dalam sebatang, kalu kayunyo bae sebesak ban fuso, dari situ bae kito biso taksir berapa kerugiannyo,” katanya.

Sementata itu tim gabungan penanggulangan bencana kebakaran mendengar informasi kebakaran tersebut langsung merespon dan meluncur kelokasi, dan beruntung 4 mobil kebakaran dengan mudah menjangkau titik lokasi.

“Tim gabungan penanggulangan bencana tidak mengalami kesulitan menjinakan api, karena lokasi kebakaran mudah dijangkau oleh mobil damkar, “Kepla Badan Penanggulanga Bencana Daerah Mahfi Abubakar, SE melallui Seketaris BPBD Uliyatiliska SE, Selasa (6/10).

Pihaknya terus menghimabu tetap waspada selama sebulan kedepan, karena bencana kebakaran bisa terulang kembali, oleh karena apablia terjadi kebakaran segera melapor ke tim penanggulangan benca “Segera laporkan
jika menemukan kebakaran, baik itu lahan peekebunan maupun lahahan kosong, “himbaunya. #bob

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Kades di OI Sudah 9 Bulan Belum Gajian

Inderalaya, BP–Sebanyak 227 kepala desa beserta para perangkat desa se Kabupaten Ogan Ilir (OI) kesal, mereka mengeluhkan tunjangan alias gaji ...