Home / Pendidikan / Perbanyak Riset Ketimbang Teori

Perbanyak Riset Ketimbang Teori

Palembang, BP

Mahasiswa baru untuk program studi (Prodi) Doktor atau jenjang S3 di Universitas Sriwijaya mulai mengikuti aturan dalam Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Pada aturan ini terjadi perubahan cukup signifikan pada sistem pembelajaran yang akan diterapkan, termasuk dalam penyusunan tugas akhir atau disertasi.

Pembantu Rektor (PR) I Unsri Prof Anis Saggaf, MSCE, mengatakan, nantinya mahasiswa ini akan lebih banyak mengerjakan riset atau penelitian ketimbang berada di dalam kelas untuk mengikuti perkuliahan. Bahkan, sejak di semester awal pun mereka telah mendapatkan judul disertasi yang sudah disiapkan prodi dan akan menempel dengan riset yang sedang diusung dosen yang mengusulkan untuk menjadi profesor.

“Jadi, sejak awal prodi akan menerima mahasiswa, berdasarkan hasil keputusan dosen mereka harus sudah menyiapkan judul disertasi yang jumlahnya sesuai jumlah mahasiswa yang akan diterima,” kata Anis Saggaf, Senin (5/10).

Menurut dia, hal ini tidak hanya akan menguntungkan bagi mahasiswa karena lebih mudah dalam penyusunan disertasi, tetapi juga mendorong dosen untuk segera meraih gelar profesor. Anis menjelaskan, penetapan judul disertasi oleh prodi memang ideal untuk jenjang S3. Dengan semakin banyak profesor yang lahir dari Unsri dengan adanya aturan ini. Mahasiswa pun didorong untuk sesegera mungkin mendapatkan gelar doktor tanpa adanya waktu bersantai.

“Jika selama ini kan mereka bisa santai menentukan judul, menghabiskan waktu senggang. Sedangkan ini, dari semester awal mereka sudah mendapatkan judul dan tentu akan didorong dosen agar segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Masih kata Anis, jika aturan ini dibuat untuk semakin mempermudah mahasiswa. Namun, materi yang didapatkan mahasiswa S3 memang sesuai dengan tujuan pembelajarannya yang harus berpedoman pada riset dan penelitian. Melalui Permendikbud tersebut, dari total jumlah satuan kredit semester (SKS) sebanyak 72, hanya 12 SKS saja yang akan mereka ikuti di ruangan kelas. Anis menyebutkan hanya ada empat mata kuliah dengan masing-masing tiga SKS yang akan diambil mahasiswa S3 pada semester pertama.

“Sedangkan, sisa 60 SKS lainnya semuanya berbasis riset, yakni terdiri dari penulisan disertasi, ujian disertasi, publikasi, paper serta jurnal internasional. Jadi waktu menyelesaikan riset tidak akan terganggu dengan tugas kuliah,” pungkasnya.

#adk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mahasiswa PPG Matematika Unsri Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

Inderalaya, BP — Puluhan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Matematika Unsri memberikan bantuan berupa sembako dan snack kepada 20orang anak ...