Home / Headline / PD Pasar Ngotot Tak Tarik Retribusi PKL

PD Pasar Ngotot Tak Tarik Retribusi PKL

Palembang, BP

0610.14.APRIADI-BUSRIPD Pasar Palembang Jaya mengklaim tidak pernah menarik retribusi kepada pedagang kaki lima (PKL) pasca pengelolaan Pasar 16 Ilir dialihkan kepada PT Gandha Tahta Prima (GTP). Sejumlah PKL dan pedagang lainnya mengaku telah membayar retribusi gelap kepada PD Pasar dan dilanjutkan dengan mempermasalahkan proses Build Operate Transfer (BOT) maupun Kerja Sama Operasional (KSO) pengelolaan pasar tersebut.

Kepala PD Pasar Palembang Jaya Apriadi S Busri mengatakan, PT GTP hanyalah sebagai penerus pengelola pasar dan belum ada status kerja sama. “Kalau penarikan retribusi kepada PKL, PD Pasar tidak pernah melakukan itu. Jika pun PKL memprotes ditertibkan karena masalah yang tidak diketahui kebenarannya,” katanya, Senin (5/10).

Dia menjelaskan, kerja sama BOT hanya dilakukan oleh PT Prabu Makmur yang akan berakhir Januari 2016. Sehingga, sampai saat ini belum ada kerja sama baru baik bentuk BOT maupun KSO.

“Belum ada kerja sama baru. Jika ada, nanti Januari 2016 dan kembalikan dahulu kepada Pemerintah Kota (Pemko), setelah itu baru akan dibuka kesempatan bagi pihak ketiga untuk pengelolaannya,” bebernya.

Karena kerja sama BOT baru dilakukan dengan PT Prabu Makmur, Apriadi mengatakan, pengelola baru tidak berhak untuk memperbaiki fisik bangunan. Dirinya pun mengatakan DPRD Kota Palembang telah menyarankan agar permasalahan dikaji ulang. “Kerja sama boleh, asal sesuai prosedur. Tidak ada yang disalahkan, hanya saja harus ada koordinasi,” katanya.

Saat ini, Apriadi mengakui, pedagang juga resah terkait pemungutan retribusi dan sewa lapak. PT GTP seharusnya hanya boleh menarik iuran harian saja dan mengenai retribusi lainnya belum.

Terpisah, General Manager PT GTP Budi Sulistianingsih mengatakan, perbaikan gedung pasar 16 Ilir sudah sesuai dengan aturan hukum yaitu perjanjian kerja sama BOT antara PD Pasar Palembang Jaya dan PT GTP. “Kalau ada aturan yang kami langgar, tolong tunjukkan aturan yang mana yang sudah kami langgar,” katanya saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat.

Terkait perjanjian kerja sama BOT, dirinya menegaskan, dari awal sampai saat ini tidak pernah dibatalkan pengadilan. Tetapi pernah dihentikan sementara pelaksanaannya. “Sekarang ya dilanjutkan kembali,” ucapnya singkat. #ren

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Bersama Dodi Reza Alex “Akrab “Dengan SO

Palembang, BP Dihari kedua Idul Fitri, Sabtu (16/6), Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin masih menggelar kegiatan Open House ...