Home / Headline / Program Kuliah Gratis, 20 Siswa Menuju Jepang

Program Kuliah Gratis, 20 Siswa Menuju Jepang

Palembang, BP

0510.01.Foto Kuliah Gratis.FerManfaat Program Kuliah Gratis (PKG) yang dirintis Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, kembali dirasakan masyarakat Sumatera Selatan. Setelah 30 kursi calon mahasiswa kuliah gratis di Cina, Agustus lalu, kini giliran 20 calon mahasiswa yang akan kuliah gratis di Jepang. Mereka akan mendapatkan pelatihan di Jakarta selama 6 bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo, MPd, melalui Kabid Dikmenti Drs H Bonny Sarfian mengatakan, tahap ke dua kali ini setelah mahasiswa yang sudah berangkat ke Cina, terdapat 20 calon mahasiswa yang akan diberangkatkan menuju Jepang.

“Awalnya calon mahasiswa ini akan diberangkatkan ke Korea. Tetapi ada kendala kemudian dialihkan ke Jepang. Seluruh calon mahasiswa nantinya sebelum berangkat ke Jepang terlebih dahulu mendapatkan pelatihan selama 6 bulan di sekolah tinggi pariwisata Sahid Jakarta (STPS). Karena universitas ini salah satu yang bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Sumsel dalam meyukseskan PKG,” kata Bonny Sarfianya usai   pembekalan di ruangan rapat Dinas Pendidikan Sumsel, Sabtu (3/10).

Bonny menuturkan, selama 6 bulan para calon mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Jepang menerima pelatihan yang meliputi keterampilan perhotelan, bahasa Jepang, bahasa Inggris, dan sebagainya.

“Pelatihan ini sendiri ditujukan agar para calon mahasiswa nantinya yang akan mengenyam pendidikan benar-benar sudah siap baik itu dalam bahasa dan lain-lain,” ujarnya.

Bonny belum bisa memastikan kapan para mahasiswa ini berangkat ke Jepang. “Mereka di Jakarta seperti kuliah, setelah itu baru berangkat ke Jepang untuk melakukan magang sebenarnya, selama 6 bulan di Jepang. Di sana mereka akan digaji sesuai gaji di sana. Dari gaji tersebut lah mereka bisa melanjutkan kuliah di Jepang,” bebernya.

Untuk proses seleksi sendiri sama halnya dengan para mahasiswa yang sebelumnya ke Cina yakni meliputi tes akademik, wawancara, dan lain-lain. Disdik hanya menyediakan atau mengusulkan siswa yang memang benar-benar layak menerimanya. Sedangkan untuk proses seleksi dilakukan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta.

“Jadi, penerimaan sendiri secara umum kami tidak bisa campur tangan. Yang berhak itu pihak universitas yang sudah bekerjasama, yang menentukan lulus atau tidaknya para penerima PKG khususnya ke Korea ini,” tegasnya.#adk

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...