Home / Headline / Sumsel Siap Hadapi MEA

Sumsel Siap Hadapi MEA

Palembang, BP
Provinsi Sumatera Selatan IMG-20151003-02793dengan segala potensi yang dimiliki sudah siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Hal ini menjadi benang merah dari diskusi kebangsaan ‘Siapkah Sumsel Menghadapi MEA’ dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I  Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Ulini UI) Provinsi  Sumsel yang digelar di auditorium DPRD Sumsel, Sabtu (3/10).
Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Ketua Umum Iluni UI Chandra Motik, Asisten II Pemprov Sumsel H Ruslan Bahri. Sedangkan pembicara Prof Dr  Taufik Marwah SE Msi (dekat Fakultas Ekonomi (FE)  Unsri), HM Giri Ramandha N Kiemas, Dr  Ekowati Retnoningsih, Skm, Mkes (Kepala Bapeda Sumsel).
Sedangkan Dr Ekowati  Retnoningsih, Skm, MKes menilai dalam pelaksanaan MEA bagi Provinsi Sumsel sudah siap dilaksanakan  dan dia berharap agar Sumsel menjadi produsen bukan pasar MEA.
“Di Sumsel kami dan DPRD Sumsel telah mempersiapkan masuknya MEA Ini,” katanya. Dan ada empat hal diantisipasi agar kita jangan jadi pasar atau pemasok bahan baku negara lain, kita harus menjual produk produknya.
“Sumsel ada keunggulan komparatif yaitu lokasi, SDA melimpah, SDM, infrastruktur ada,” katanya sembari mengatakan kalau pertumbuhan ekonomi Sumsel cukup tinggi secara nasional.
“Pemprov Sumsel dalam lima tahun ini telah menetapkan visi dan misi serta delapan prioritas,” katanya.
Untuk itu intesif bagi investor  dan pelayanan izin terpadu dan peraturan daerah (Perda) yang menciptakan iklim investasi yang menguntungkan menjadi solusi bagi terciptanya iklim MEA di Sumsel.
“Kita mengembangkan Tanjung Api Api jadi kawasan industri dan itu sudah eksis hingga kini,” katanya.
Selain itu program berobat dan sekolah gratis jadi perhatian termasuk tahun ini kuliah gratis. “Desember 2015 Sumsel selesaikan rencana aksi untuk melaksanakan MEA di Sumsel,” katanya.
Sedangkan Prof Dr  Taufik Marwah, SE, Msi  menilai MEA  ini dapat menciptakan negara kuat membantu negara yang lemah sehingga tidak perlu ditakutkan integras ekonomi ini dengan maju bersama sama komunitas ASEAN sehingga memiliki daya tawar di dunia.
“Praktiknya itu tidak terjadi, yang terjadi persaingan karena akan sama sama bersaing, karena dalam ada arus barang dan jasa, investasi, tenaga kerja sehingga tidak ada lagi batas,” katanya.
Sumsel dinilainya tidak bermasalah dengan MEA apalagi ekspor Indonesia ke Eropa, Amerika dan negara non ASEAN, termasuk Sumsel.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ada Pangamanan Khusus Mikroteks Di Surat Suara

Palembang, BP Surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel akan diberi pengamanan khusus berupa mikroteks dengan huruf tenggelam. Pengaman ...