Home / Palembang / Alokasi Anggaran Pendidikan di Bawah 20%

Alokasi Anggaran Pendidikan di Bawah 20%

Palembang, BP

Saat rapat Paripurna pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2015 menjadi APBD Perubahan Kota Palembang menyebutkan, banyak yang harus dibenahi Pemerintah Kota (Pemko) Palembang. Sebab alokasi dana untuk pendidikan saja tidak mencapai 20 persen.

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang menilai Pemerintah Kota (Pemko) Palembang, tidak mengutamakan alokasi dana pendidikan yang bersumber dari APBD Kota Palembang. Juru bicara Komisi IV Subagio Rachmat Sentosa mengatakan, perhatian pemerintah pada dunia pendidikan masih belum memadai.

“Perhatian Pemko Palembang terhadap dunia pendidikan masih sangat kurang. Hal tersebut dapat dilihat dari alokasi dana yang dilakukan Pemko Palembang, sebesar 8 persen. Padahal, sesuai pasal 49 Undang Undang (UU) No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan, Pemko Palembang harus mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen,” katanya.

Dijelaskannya, seharusnya Pemko harus mengutamakan anggaran dana pendidikan, karena untuk pendidikan Pemko harus memprioritaskan anggaran tersebut. Alokasi dana untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Oleharaga (Disdikpora) Palembang harus diprioritaskan, tidak boleh dikesampingkan amanat yang sudah diatur dalam undang-undang.

“Ke depan, kita minta Pemko Palembang harus memprioritaskan alokasi dana pendidikan. Jangan demi hal-hal yang tidak penting, alokasi dana pendidikan tidak diperhatikan,” katanya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Palembang Ahmad Zulianto tidak menampik jika alokasi anggaran pendidikan Kota Palembang, masih di angka 8 persen. Hal itu dikarenakan, tidak cukupnya APBD, untuk mengalokasikan 20 persen dana pendidikan.

“Kita bukannya tidak mau. Tapi, dana yang dimiliki, mungkin tidak cukup. Namun itu sudah diajukan,” katanya. Zulinto menuturkan Disdikpora akan mengajukan secara bertahap alokasi anggaran pendidikan. Namun, untuk merealisasikan amanat undang undang dana yang dimiliki belum cukup.

“Kita bisa saja meminta Pemko untuk merealisasikannya 20 persen anggaran tersebut. Tapi, yang menjadi masalah saat ini, anggaran yang dimiliki Pemko tidak cukup, karena harus dibagi-bagi,” imbuhnya. Pihaknya yakin, pada anggaran tahun depan, akan dapat merealisasikan anggaran alokasi pendidikan 12 persen, sampai secara bertahap sesuai kas daerah.

“Tahun depan, akan kita naikkan 12 persen, itu juga akan kita ajukan dulu, karena harus mempertimbangkan alokasi di bidang lain,” tandasnya. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pesan Landasan Jembatan Ogan ke Jerman

Palembang, BP — Meskipun akhir Juli ini Jembatan Ogan, Kertapati sudah bisa dilalui kendaraan, namun tidak semua diperbolehkan. Sebab, setelah tertabrak ...