Home / Hukum / Tergiur Harga Murah, Jadi Korban Penipuan ‘Online’

Tergiur Harga Murah, Jadi Korban Penipuan ‘Online’

Palembang, BP

20150930_120639Sial dialami Adi Saputra (23) warga Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Tajur, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang ini yang harus kehilangan uang sebesar Rp2,5juta setelah menjadi korban penipuan via online. Atas kejadian tersebut dirinya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolresta Palembang.
Informasi yang dihimpun, kejadian yang menimpa Adi berawal saat dirinya ingin membeli sebuah motor klasik jenis Honda CB. Setelah berupaya mencari di kota Palembang, namun tak didapat motor tersebut dengan harga yang sesuai. Adi memutuskan untuk mencarinya di situs online OLX.Com. “Saya lihat ada yang harga Rp3,5juta dengan kondisi yang masih bagus, tapi barangnya ada di Provinsi Jawa Tengah,” katanya saat melapor, Rabu (30/9).
Komunikasi pun berlanjut hingga di-chatting melalui blackberry massanger. Dari percakapan tersebut, pelaku memberikan identitasnya dengan mengirimkan foto kartu tanda penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama Andreas yang cocok dengan nama yang dipostingnya melalui situs jual beli online tersebut. Tak hanya itu, korban Adi juga semakin percaya setelah pelaku mengirimkan video motor yang disepakati tersebut.
“Jadi saya percaya pak, karena identitasnya sudah saya kantongi. Jumat (25/9) lalu, saya mengirimkan uang dengan cara bertahap, pertama sejuta kemudian sisanya Rp1,5juta lagi dengan kesepakatan motor tersebut akan dikirimkan melalui paket pengiriman dan setelah motor sampai baru dilunasi Rp1 juta sisanya.
Memang benar, pelaku mengirimkan nomor resi pengiriman barang tersebut. Namun setelah di cek ternyata resi tersebut bukan pengiriman ke Palembang melainkan ke Jogjakarta, itu pun terjadi sudah pada tahun 2014 yang silam,” bebernya.
Dari itulah dirinya sadar telah menjadi korban penipuan. “Ternyata  kontak BBM saya sudah dihapus dan nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi. Saya khawatir ada orang lain yang mengalami peristiwa yang sama. Pasalnya, setelah diselidiki ulang, ternyata pin BBM itu masih aktif dan terus menawarkan sepeda motor itu kepada yang berminat.”
“Saya pancing pake BBM teman saya, dan masih ditawarkan. Takutnya semakin banyak korban saja,” ungkapnya.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SIk melalui KA SPKT Aiptu M Fajar mengatakan, laporan korban sudah diterima dengan no. LP/ B-2169/ IX/ 2015/ Sumsel/ Resta dan akan ditindaklanjuti.‎
“Laporan langsung diserahkan ke Sat Reskrim. Bisa dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 372 KUHP tentang penggelapan,” singkatnya. #bel
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Prabowo Gantikan Alex Noerdin Jadi Penjabat Gubernur Sumsel

Palembang, BP–Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengakhiri jabatan lebih cepat 6 minggu dari yang semestinya. Kemendagri telah menyiapkan Sekjen Hadi ...