Home / Headline / Spesialis Bobol Rumah Pasrah

Spesialis Bobol Rumah Pasrah

Palembang, BP

IMG_00002290Dituntut pidana penjara selama tiga tahun enam bulan, Taufik Hidayat alias Niko (28) terdakwa kasus pencurian yang dianggap sebagai spesialis bobol rumah kosong terlihat pasrah, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (30/9).
Bahkan saat Parlas Nababan majelis hakim yang memimpin persidangan memberikan kesempatan mengajukan pembelaan, terdakwa yang saat ini juga sedang menjalani hukuman atas perkara kepemilikan senjata tajam ini  menundukkan kepala dan diam.
Serta tidak mengajukan pledoi. Sehingga majelis hakim mengakhiri persidangan dan kembali akan dilanjutkan pekan depan, langsung pembacaan vonis.
Sedangkan dalam tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kastam, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan pencurian dengan pemberatan. Sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 363 ayat 1 ke 3,4 dan 5 KUHP.
Akibat aksi pencurian yang dilakukan terdakwa bersama rekannya Imam alias Bandit (DPO), di rumah korban Marni alias Teteh di Jalan Naskah IV Ujung, Lorong Sepakat, RT27, Kecamatan Sukarame, Palembang pada 27 April lalu.
Dari aksi tersebut terdakwa berhasil mengambil satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, BG 3335 IL, berikut STNK dan BPKB asli, serta lima buah gelang, dua cincin dan kalung emas berikut suratnya. Serta uang tunai sebesar Rp1.700.000.
Dalam melancarkan aksi pencurian itu, terdakwa mengaku bertugas mengawasi dan berjaga-jaga di depan rumah korban. Sedangkan temannya masuk dengan cara membuka paksa kunci gembok rumah menggunakan obeng.
Setelah membuka pintu, teman terdakwa masuk untuk mengambil barang-barang, lalu keluar sambil mengatakan kepada terdakwa untuk kembali bertemu keesokan harinya, selanjutnya kedua pelaku pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Keesokan harinya terdakwa kembali bertemu dengan temannya dan oleh temannya terdakwa diberikan lima gelang, satu cincin dan satu kalung. Lalu satu minggu kemudian barang hasil kejahatan tersebut dijual terdakwa ke Toko Mas Bintang Satu di kawasan Pasar 16 Ilir.
Setelah dijual terdakwa mendapatkan uang sebesar Rp3.600.000 dan sebagian diberikan kepada temannya. Lalu terdakwa ditangkap pihak yang berwajib. Sedangkan teman terdakwa kabur membawa satu unit sepada motor milik korban.#ris
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Reuni Akbar SMP Negeri 38 Palembang Dihadiri Ratusan Alumnus

Palembang, BP Masih dalam suasana lebaran idul Fitri , keluarga besar alumni SMP Negeri 38 Palembang mengadakan acara reuni akbar ...