Home / Headline / SKPD Muba Tak Boleh Pulang Sebelum Api Padam

SKPD Muba Tak Boleh Pulang Sebelum Api Padam

#Pahri Muncul Lagi, Pimpin Rapat Asap

Sekayu, BP
1 (3)Bupati Musi Banyuasin H Pahri Azhari kembali masuk kerja dqn memimpin rapat bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Seluruh Camat di Kabupaten Muba di ruang rapat bupati, Rabu (30/9). Ia  membahas masalah kebakaran lahan dan kabut asap yang ada di Provinsi Sumsel pada umumnya dan Kabupaten Muba pada khususnya. Rapat ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin kepada Pemkab Muba untuk menugaskan dan membagi tugas seluruh SKPD di Muba untuk ikut dan turun langsung ke lapangan dalam memadamkan kebakaran lahan di Muba yang di sampaikan Gubernur Sumsel dalam rapat kemarin, Selasa (29/9), di ruang rapat gubernur.

Rapat dihadiri Asisten I H Rusli, SP, MM dan dihadiri oleh seluruh SKPD di Muba. Dalam arahannya Pahri mengatakan Muba merupakan kabupaten kedua di Sumsel penyumbang asap setelah Kabupaten OKI, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Muba merupakan lahan gambut.

“Mulai saat ini saya tugaskan dan perintahkan seluruh SKPD dan unsur pemerintahan di Muba terlibat dan turun langsung ke lapangan untuk memadamkan titik api yang ada, tidak dibolehkan pulang sebelum api padam dan asap hilang, nanti teknisnya saya serahkan kepada Asisten I dalam membagi tugas,” ujar Pahri dengan nada tegas.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, Drs Syafaruddin mengatakan bahwa hasil rapat kemarin di Palembang, Muba tercatat dari bulan Juli hingga September sebanyak 3.600 lebih titik api posisi kedua setelah Kabupaten OKI sebanyak 4.000 lebih titik api. Selain itu terhitung perhari ini, Rabu (30/9), sebanyak 28 titik api yakni 27 titik api di Kecamatan Bayung Lencir dan 1 titik api di Kecamatan Lais, hingga saat ini dari pantauan tim di lapangan sudah 1.000 hektar lebih perkebunan sawit di daerah tersebut terbakar. Susahnya akses jalan untuk menjangkau titik api dan kurangnya sumber air masih menjadi kendala tim di lapangan. Selain itu sumber kebakaran dari fakta di lapangan disinyalir akibat unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum tertentu.#arf

x

Jangan Lewatkan

Dana Bantuan 11 Parpol Di Sumsel Tahun 2017 Capai Rp 2.030.811.552

Palembang, BP Hingga saat ini Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel belum menerima secara resmi petunjuk pelaksanaan (juklak) ...