Home / Headline / Gubernur Bacakan Rumusan 7 Impian Anak Bangsa

Gubernur Bacakan Rumusan 7 Impian Anak Bangsa

Palembang, BP

11215825_10206169072244068_2845306487828959640_nPersiapan menyambut kedatangan “Kapsul Waktu” di Bumi Sriwijaya terus dimatangkan panitia daerah Sumsel gerakan nasional “Ayo Kerja” 70 tahun Indonesia merdeka.

Gerakan Indonesia raya melintasi waktu 2015 – 2085 menggunakan ekspedisi kapsul waktu akan disambut dengan rangkaian kegiatan. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut adalah menggelar Seminar dan Diskusi Kebangsaan 7 Impian Anak Negeri di Aula Auditorium DPRD Sumsel.

“Nantinya dalam hasil seminar keinginan masyarakat akan dirumuskan, dan di masukkan dalam kapsul waktu yang disimpan dalam museum,” kata koordinator panitia daerah, Hernoe Roespriadji, Selasa (29/9).

Selain itu rencananya, kapsul waktu yang akan menyimpan 7 impian anak bangsa itu, akan disambut dengan gelaran panggung kebangsaan di Benteng Kuto Besak (BKB), 9 Oktober 2015.

“Panggung kebangsaan merupakan puncak acara. Dalam kesempatan tersebut akan dibacakannya rumusan 7 Impian anak bangsa oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dan sejumlah tokoh dari berbagai elemen masyarakat,” katanya.

Selain itu, digelar juga acara karnaval pesona Sriwiijaya yang melambangkan kejayaan Sriwijaya dengan iring-iringan karnaval, yang start dari Pemprov Sumsel menuju BKB. Di lokasi, akan memasukkan impian masukan masyarakat Sumsel ke kapsul waktu. Dari BKB akan diteruskan ke Inderalaya menuju Bengkulu, tepatnya di Curup.

Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka diprakarsai oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dalam rangka memperingati 70 Tahun Indonesia Merdeka. Substansi dari gerakan ini adalah menumbuhkembangkan kesadaran bahwa Bangsa Indonesia harus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

“Salah satu event besar, simbol dari Gerakan Ayo Kerja adalah digelarnya kegiatan Ekspedisi Kapsul Waktu 2085. Sebuah ekspedisi yang membawa tabung berbentuk kapsul yang akan diisi dengan impian rakyat Indonesia hingga tahun 2085,” jelasnya.

Nanti, ketika memasuki Kota Palembang, akan disambut dengan Karnaval Pesona Sriwijaya dengan menampilkan iring-iringan mobil hias, parade pakaian adat, tari-tarian tradisional, marching band dan lain-lain yang melambangkan keindahan, kejayaan Sumatera Selatan (Bumi Sriwijaya).

Selain itu, iring-iringan Ekspedisi Kapsul Waktu dan karnaval ini akan berhenti di Benteng Kuto Besak disemarakkan dengan acara Panggung Kebangsaan, pagelaran yang menampilkan kesenian musik dan tari tradisional maupun modern untuk menghibur masyarakat.

Untuk memeriahkan Ekspedisi Kapsul Waktu ini, akan digelar juga bazar, pameran perahu hias, lomba dan pameraan fotografi, donor darah dan lain-lain di BKB,” katanya.

Sementara itu ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda menyambut baik seminar kebangsaan ini, hal ini penting untuk menemukan dasar kebangsaan Indonesia kepada masyarakat.

“Sudah 70 tahun kemerdekaan tahun ini, kita ingin cita- cita anak bangsa tercapai bukan hanya sampai 70 tahun ini saja, tetapi tetap menjadi bangsa yang besar kedepan. Mudah-mudahan pada 2085 mendatang, apa yang kita cita-citakan dapat tercapai,” katanya.
Dirinya juga menyoroti permasalah penurunan ekonomi dan kabut asap kebakaran lahan dan hutan yang melanda di Sumsel. Saat ini masalah ekonomi bukan hanya di Indonesia tapi di dunia tinggal bagaimana mensiasati dari dampak permasalahan ekonomi dunia ini.

“Bagaimana nanti cita-cita Sumsel ke depan bebas asap, sebab untuk asap kita sudah maksimal mungkin mengatasinya, tinggal berharap dan berdoa saja sekarang agar bisa hujan, karena diprediksi kemarau tahun ini akan lama, apalagi daerah yang terbakar luas dan alat terbatas dilapangan,” katanya. #osk

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Kades di OI Sudah 9 Bulan Belum Gajian

Inderalaya, BP–Sebanyak 227 kepala desa beserta para perangkat desa se Kabupaten Ogan Ilir (OI) kesal, mereka mengeluhkan tunjangan alias gaji ...