Home / Headline / 100 Prajurit dan PNS TNI Terima Bimtek SIMAK BMN

100 Prajurit dan PNS TNI Terima Bimtek SIMAK BMN

 

Palembang, BP_DSC0038
Sebanyak 100 Prajurit dan PNS TNI yang terdiri dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) yang berada di wilayah Garnizun Palembang, Senin (28/9) menerima Bimbingan Teknis Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) Kemenkeu RI di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Km. 2,5  Palembang.


Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini, yakni dari tanggal 28 s.d
30 September 2015, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan pelaksanaan tugas pejabat logistik dan operator SIMAK BMN di lingkungan satuan yang berada di wilayah Kodam II/Swj.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P., dalam sambutannya yang
dibacakan Perwira Staf Ahli Bidang Ekonomi Pangdam, Kolonel Inf Jahidin
Chilo ketika membuka acara Bimtek tersebut mengatakan bahwa, kegiatan
Bimtek yang dilaksanakan selain untuk meningkatkan pemahaman dan
penguasaan pelaksanaan tugas pejabat logistik dan operator SIMAK BMN,
sehingga diharapkan para pejabat yang membidangi pengelolaan SIMAK BMN
di lingkungan satuan jajaran Kodam II/Swj, akan semakin profesional.

“Melalui kegiatan Bimtek ini, diharapkan penyusunan dan pelaporan SIMAK
BMN dapat dilaksanakan tepat waktu, akurat dan akuntabel sehingga dapat
dipertanggungjawabkan administrasinya secara formal, sesuai standar dari
Kementerian Keuangan RI,” tandas Pangdam.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Bimtek, Kabid BMN III Pus BMN
Baranahan Kemhan, Kolonel Czi Mulyo A. Lukmono Adi, ketika membacakan
sambutan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan RI Laksamana Muda TNI Ir.
Leonardi, M.Sc., mengatakan bahwa, untuk menghasilkan pengelolaan BMN
dan akuntabilitas kegiatan yang benar, harus saling mendukung dan tepat
pelaksanaannya mengacu pada peraturan- peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pencatatan dan pelaporan SIMAK BMN
merupakan pengaktualisasian dari pengelolaan anggaran yang bersumber
dari APBN atau perolehan lainnya dan tercatat menjadi aset.
“Sebaik apapun perencanaan dan kegiatan lainnya, bila pencatatan dalam
SIMAK BMN tidak benar dan tidak tertib maka akuntabilitas menjadi

diragukan,” pungkasnya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Pembukaan Kegiatan SUPREME SMANTA 2017

Palembang, BP Suasana tertib dan penuh antusias menghiasi pembukaan kegiatan Sport Unity Precious Event and Most Eligible SMA Negeri 3 ...