Home / Headline / Kemarau, Satu Hari 200 Kilo Ikan Mati

Kemarau, Satu Hari 200 Kilo Ikan Mati

Muarabeliti, BP

IMG02949-20150918-1024Musim kemarau yang mendera wilayah Kabupaten Musirawas mulai membawa dampak bagi petani dan pengusaha ikan. Dampak yang paling mengejutkan banyak pengusaha ikan yang gulung tikar atau bangkrut. Salah satu contoh pengusaha kolam ikan di yang berada di Kelurahan Ketuan Kecamatan Ketuan I, Kabupaten Mura. Sebab  dalam satu hari ikan di sana  secara mendadak mati lantaran air irigasi yang masuk kolam tidak normal.

Baca:  Juni, Sebagian Sumsel Masuki Kemarau

Salah seorang pemiliki kolam Sebroyot, Dedi (30), mengatakan sejak musim kemarau, terhitung Agustus dan September pihaknya mengalami kerugian yang sangat besar, pasalnya dalam satu hari ikan miliknya mati secara mendadak.

“Sejak dua bulan lalu hingga saat ini atau tepatnya musim kemarau ikan milik kami ini setiap harinya mati bahkan dalam satu hari bisa 100 hingga 200 kilogram yang mati,” katanya.

Baca:  Kemarau, Menyaring Air Semalaman Untuk Mandi

Ia juga mengatakan matinya ratusan kilo ikan miliknya ini disebabkan tidak normalnya air irigasi yang selama ini pihaknya manfaatkan untuk berternak ikan sebanyak tiga kola yang luas masing-masing kolam 10 x 20 meter.

“Kalau selama ini air yang kami manfaatkan deras sehingga pernapasan ikan tidak terganggu tapi sejak air kering aliaran sungai terganggu dan pernapasannyapun juga terganggu,” tegasnya.

Baca:  Kemarau, Panen Hasil Karet di OI Menurun Drastis

Dengan banyaknya ikan yang mati ini dirinya berharap agar pemerintah dapat sesegera mungkin mencari solusi dan kepada tuhan agar sesegera mungkin mendengarkan doa dirinya.#wan

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...