Home / Headline / Bantah Interpensi, Kasus Campang Tiga Tetap Jalan

Bantah Interpensi, Kasus Campang Tiga Tetap Jalan

Palembang, BP
PicsArt_1437732159046Beredarnya isu dimutasinya Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Imran Amir ke Polda Sumatera Barat karena diduga adanya interpensi terkait kasus korupsi yang tengah diselidikinya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri membantah adanya interpensi tersebut.

“Ah, tidak ada itu. Dia (Imran Amir-red) dimutasi karena pulang kampung ke Padang. Kalau untuk penggantinya nanti kita pikirkan,” tegas jenderal bintang dua ini, Minggu (27/9).

Masih dikatakan Iza, setelah Telegram Rahasia (TR) diterima maka beberapa hari kemudian barulah dilaksanakan tugas yang baru dan di Polri semua sudah ada aturannya. Sedangkan saat ini Kasubdit Tipikor masih menangani kasus asap di Sumsel.

“Jadi, kami lihat nanti bagaimana pengaturannya, karena kita kan ada prosedurnya,” kata Iza.

Bahkan Kapolda Sumsel menyakinkan, dengan pindahnya Imran Amir ke Polda Sumbar, tidak membuat kendala dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi termasuk PT Campang Tiga, yang kini masih diselidiki oleh Polda Sumsel.

“Tidak ada kendalanya. Bahkan saya selaku Kapolda Sumsel juga bisa dimutasikan jadi mutasi itu hal yang biasa di Polri,” jelas Iza.

Belum puas dengan jawaban tersebut, sejumlah wartawan terus mencecar pertanyaan terkait nama Kasubdit Tipikor AKBP Imran Amir tidak tercantum dalam TR tiga Kapolres yang telah dilakukan sertijab belum lama ini, seperti Mura, Lahat dan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan ditegaskan Kapolda Sumsel, jika TR untuk Kasubdit Tipikor itu ada.

“Adalah TR-nya. Mana ada TR lisan. Bahkan selain Kasubdit Tipikor, dalam TR itu ada satu rombongan pejabat Polri juga. Ya, salahsatunya Kasubdit Tipikor,” pungkas Iza. #rio

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...