Home / Headline / PDIP Siap Terima Konsekuensi Jika Harno Tolak Cawako PDIP

PDIP Siap Terima Konsekuensi Jika Harno Tolak Cawako PDIP

Palembang, BP
ketua-dpd-pdip-sumsel-hm-giri-ramanda-n-kiemas-se-mmw22_20150924_143811Ketua DPD PDIP Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM menyatakan telah siap menerima konsekuensi dan aksi politik jika nantinya Walikota Palembang H Harnojoyo, SSos tidak merestui nama calon  wakil walikota dari PDIP.
“Kita akan siap menerima apapun konsekuensi dan juga menyiapkan aksi politik kalau Pak Harnojoyo tidak mengirimkan nama calon dari PDIP. Di PDIP sangat jelas ketika fraksi PDIP tidak bisa mengamankan, tentu ada sanksi conditioning,” kata Giri didampingi Bendahara Yudha Rinaldi, Wakil Ketua Bidang Perburuhan Istiawan Impaz, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Susanto Adjis Saip, Ketua DPC PDIP Palembang Zulfikri Kadir, dan Wakil Ketua DPC yang juga Ketua DPRD Palembang H Darmawan, usai penyembelihan dan pembagian hewan kurban di Kantor DPD PDIP Sumsel, Palembang, Kamis (24/9).
Menurut Giri, yang juga Ketua DPRD Sumsel, beberapa waktu lalu sudah dilakukan fit and proper test terhadap 13 bakal cawawako Palembang oleh DPP PDIP Sumsel.
“Mungkin terbentur lebaran. Mudah-mudahan secepatnya akan kita ketahui siapa yang diusung. Mekanismenya mereka akan mengirimkan nama. Kita belum tahu satu atau dua nama yang akan direkomendasikan. Prinsipnya kita menunggu dari DPP. Yakinlah PDIP akan ketat menyeleksi. Sama halnya dengan menyeleksi pilbup tujuh pilkada. Kita bukan beli kucing dalam karung. Memang diuji kriteria calon bupati, wako orang yang tangguh yang bisa memperjuangkan aspirasi rakyat dan mengerti. Orang terbaik PDIP yang bisa membangun kota Palembang,” kata Giri.
Keponakan mantan Ketua MPR RI Almarhum H Taufik Kiemas ini enggan menyebutkan ke-13 nama yang ikut fit and propert test cawawako Palembang barusan.
Dipastikan di antara 13 orang itu, hanya satu cawawako perempuan yakni Fitrianti Agustinda, SH (Ketua Komisi II dari Fraksi PDIP DPRD Kota Palembang) yang tak lain adik kandung mantan Walikota Palembang H Romi Herton, SH, MH.
“Kalau bicara nama nanti saja dibicarakan. Saya juga tidak tahu persis yang ditanyakan dalam fit and proper test. Partai pengusung berhak mencalonkan. Pak Harno akan mengirimkan dua nama ke DPRD. Kita siap kalaupun nanti Pak Harno tidak mengirimkan nama. Siap bertarung. Terakhir tanggal 2 Oktober. Dari situ Wako masih ada waktu lagi 14 hari lagi. Mungkin nanti DPC PDIP Kota Palembang yang akan menyerahkan nama hasil rekomendasi DPP itu ke Walikota. Kader sudah memahami risiko. Dia sudah tahu (kalau dia maju dari perahu lain),” ujar Giri.
Sementara Ketua DPRD Kota Palembang H Darmawan menyatakan siap mengamankan nama cawawako usulan PDIP.
“Kita di DPRD tinggal menunggu. Akan menjadwalkan Banmus. Kalau itu perintah seperti yang disampaikan Mas Giri tadi, kami akan jalankan. Saudara Aidil Adhari (Ketua Fraksi PDIP DPRD Palembang). Soal pembicaraan (dengan Harnojoyo), untuk sementara belum. Itu di tingkat tinggi Mas Giri dan Kak Yayul. Kita domain-nya mengamankan di DPRD,” ujar Iwan Darmawan.
Sebelumnya para pengurus DPD PDIP Sumsel dan DPC PDIP Kota Palembang berbaur melakukan penyembelihan dan pembagian hewan kurban di depan Kantor DPD PDIP Sumsel, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kamis (24/9).
“DPD PDIP Sumsel beserta DPC Kota Palembang hari ini melakukan kurban bersama mengumpulkan anggota, kader di fraksi DPRD Sumsel, DPRD Kota Palembang dan di luar fraksi. Alhamdulillah terkumpul enam ekor sapi dan satu ekor kambing. Pembagiannya itu distribusikan terutama kepada pendukung PDIP lewat PAC dari wilayah di Palembang dan tetangga kantor ini,” kata Ketua DPD PDIP Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM di sela-sela pemotongan. #osk
x

Jangan Lewatkan

Terjatuh Ditarik Korbannya, Begal Nyaris Tewas

Palembang, BP–Heri Dermawan (42) nyaris tewas setelah diamuk massa karena gagal kabur usai melakukan aksi begal di kawasan Monpera, Kamis ...