Home / Pendidikan / UIN Raden Fatah Tambah Fakultas

UIN Raden Fatah Tambah Fakultas

Palembang, BP

Usai berganti nama dari Institut Agama Islam Negeri menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, perguruan tinggi terus bermetamorfosis menuju kampus yang diminati dan setara dengan jajaran perguruan tinggi yang ada di Sumatera Selatan maupun secara nasional.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan menambah dua fakultas baru yang saat ini masih menunggu kebijakan Organisasi Tata Kerja (Ortaker) dari Kementerian Pendidikan (Kemenpan).

Wakil Rektor III UIN, Prof DR Suyitno mengatakan, dua fakultas baru tersebut yakni FISIP dengan dua program studi (prodi) dan Fakultas Sainstek dengan tiga prodi.

“Kalau untuk prodi sudah ada legalitas, sedangkan fakultas belum. Sejauh ini sudah kita lengkapi persyaratannya, tinggal mendapatkan legalitas dari Kemenpan,” katanya belum lama ini.

Menurut Suyitno, beberapa prodi tersebut sudah masuk dalam daftar yang disetujui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk program kuliah gratis. Sekitar 100 lebih mahasiswa sudah mendaftar dan pihaknya masih membuka bagi calon penerima kuliah gratis.

“UIN akan menyediakan kuota sebanyak 420 mahasiswa baru di program beasiswa Pemprov Sumsel dengan pembiayaan gratis hingga lulus kuliah. Calon mahasiswa bisa datang dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari lurah/kades/camat setempat, KTP/Kartu Keluarga dan fotokopi rekening listrik berikut surat tanda lulus SMA/Aliyah,” jelasnya.

Menurutnya, program ini diperuntukkan buat sebelas prodi umum dan 4 prodi yang berafiliasi tentang agama Islam. Nantinya, calon mahasiswa akan berkompetisi untuk merebut beasiswa ini dengan syarat berprestasi dan kurang mampu.

“Sebagaimana amanat Gubernur Sumsel bahwa program ini bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi. Jadi jangan khawatir. Kita undang calon mahasiswa untuk ikut dalam program ini,” ujarnya.

Adapun untuk kategori tidak mampu, menurut dia, bisa diketahui dengan blanko yang nanti akan diisi calon mahasiswa, seperti luas rumah 200 meter, kurang dari 200 meter, dan atau 100 meter. Kemudian pendapatan orangtua kurang dari Rp3 juta atau kurang dari Rp2 juta atau Rp1 juta per satu bulan.

Sementara prestasi bisa melalui prestasi akademik dengan dilihat dari rangking, sedangkan nonakademik bisa dilihat dari prestasi juara ekstra kurikuller.

“Artinya, semakin banyak yang mendaftar, semakin sengit persaingannya. Sebelum masa pendaftaran ditutup bisa melengkapi persyaratan,” terangnya.

Selain itu, UIN Raden Fatah juga berencana menambah tiga fakultas baru, yakni sains dan teknologi, fisiologi dan psikologi. Hal ini mengingat keinginan masyarakat dan juga penunjang syarat diubahnya nama dari IAIN menjadi UIN.

“Tentu kalau fakultas ditambah secara otomatis akan bertambah juga tenaga pengajar dan lainnya. Dari total sekitar 350 dosen tetap dan 50 dosen luar biasa, maka akan kita tambah menjadi 400 dosen. Nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan tenaga pengajar,” jelasnya.

Dengan penambahan fakultas tersebut, UIN kini memiliki 9 fakultas strata satu dan satu fakultas pascasarjana.

“Kami juga berniat membuka fakultas kedokteran. Sebagaimana diketahui, Sumsel baru memiliki dua universitas yang membuka fakultas kedokteran. Tapi akan kita dahulukan penambahan tiga fakultas yang tadi. Fakultas kedokteran akan menyusul,” pungkasnya. O adk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jurus Jitu Menulis Bareng BungFK

Palembang, BP Tak bisa dipungkiri, fenomena literasi saat ini membuktikan bahwa minat menulis di tataran generasi muda terutama mahasiswa belakangan ...