Home / Headline / Presiden Jokowi Kurban Sapi di Palembang

Presiden Jokowi Kurban Sapi di Palembang

Palembang, BP
tinjau kebakaran lahan (2)Presiden RI Joko Widodo akan berkurban satu ekor sapi di Palembang pada Hari Raya Idul Adha 1436 H, Kamis (24/9) mendatang. Hal ini tidak terjadi pada masa kepimpinan presiden-presiden sebelumnya.

Plt Karo Kesra Ahmad Nasuhi mengatakan, Presiden menyerahkan sapi kurbannya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat Sumsel.

Berdasarkan surat edaran dari Kementerian Sekertariat Negara RI bernomor 173/BPSS/VIII/2015, Presiden yang akrab disapa Jokowi ini akan memberikan bantuan hewan kurban masing-masing satu ekor kepada 34 provinsi, termasuk Sumsel. Surat edaranditerima Pemprov Sumsel akhir bulan lalu.

“Ini baru pertama kali ada pemberian hewan kurban dari presiden kepada provinsi. Kami telah mendapatkan sapinya, nanti akan langsung diserahkan ke Pengurus Yayasan Masjid Agung,” tuturnya, Senin (21/9).

Sesuai dengan surat edaran, sapi yang akan disumbangkan untuk kurban pun telah ada dalam kriterianya yakni setara dengan sapi jenis Ongol Jawa seberat minimal 800 kg sampai satu ton yang telah disertai keterangan sehat dari dokter hewan setempat.

Dalam hal ini, presiden akan menyumbangkan sapi jenis Brahman Cross seberat satu ton hasil ternak dari peternakan Adira, Mariana, Kabupaten Banyuasin. Sapi yang disumbangkan presiden sama dengan yang juga dikurbankan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Sekretariat Presiden akan memberikan uang untuk hewan kurban tersebut sebesar Rp60-65 juta.

Saat ini Dinas Peternakan Sumsel tengah mempersiapkan sapi tersebut untuk segera diberikan ke Pengurus Yayasan Masjid Agung. “Gubernur akan melakukan penyerahan hewan kurban secara simbolis mewakili Presiden RI pada saat Hari Raya nanti,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Sumsel Amruzi Minha mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sapi pilihan dengan kualitas yang terbaik untuk sapi kurban Presiden dan Gubernur. Saat ini sapi sudah disiapkan, namun masih berada di peternakan. Rencananya, hari ini atau besok kedua sapi akan dibawa ke Palembang untuk serahkan kepada Pengurus Yayasan Masjid Agung.

“Sapi ini berasal dari peternakan lokal yang dikelola atas binaan Dinas Peternakan. Harga satu ekor sapi Brahman Cross berkisar antara Rp60-80 juta per ekor. Sesuai permintaan Presiden RI melalui surat Mensesneg, sapi yang dipilih harus sapi terbaik dan beratnya pun minimal 800 kilo hingga 1 ton,” kata Amruzi. #idz

x

Jangan Lewatkan

Sumsel Siaga Musim Hujan

Palembang, BP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel), gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Banjir dan Tanah Longsor tahun ...