Home / Headline / Kakek Sebatang Kara Lolos Dari Kebakaran

Kakek Sebatang Kara Lolos Dari Kebakaran

Muaraenim, BP

BP/NURUL HUDI TERBAKAR-Nubi, kakek sebatang kara mendapatkan perawatan di Puskesmas Pulau Panggung, setelah terbakar bersama rumahnya, Senin (21/9).

BP/NURUL HUDI
TERBAKAR-Nubi, kakek sebatang kara mendapatkan perawatan di Puskesmas Pulau Panggung, setelah terbakar bersama rumahnya, Senin (21/9).

Sungguh malang nasib yang dialami Nubi (70), warga Talang Keli, Desa Karyanyata, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muaraenim. Pasalnya, kakek yang hidup sebatang kara ini menderita luka bakar di beberapa bagian tubuhnya setelah rumah tinggalnya yang berkontruksi kayu terbakar bersama tiga rumah warga desa lainnya.

Peristiwa naas itu terjadi pada, Minggu (21/9) sekitar pukul 23.00. Dalam kejadian itu nyawa kakek ini berhasil terselamatkan setelah ditolong tetangganya dari kobaran api tersebut. Namun kedua tangan dan sebagian wajah dan beberapa bagian tubuhnya sempat terkena jilatan api.

Selain rumah Nubi, tiga rumah warga lainnya yang terbakar milik Parman, Goldin dan Siti Sulana.

Sedangkan satu rumah lagi milik Edi Safri terpaksa dirobohkan untuk memblokir kobaran api. Dalam kejadian itu, seluruh harta benda korban tidak ada yang berhasil diselamatkan karena ludes dilalap si jago merah.

Setelah pukul 04.30 dinihari, korban dilarikan ke Puskemas Rawat Inap Pulau Panggung. Kini Nubi telah mendapatkan perawatan oleh dokter dan petugas Puskesmas Desa Pulau Panggung untuk mengobati luka bakar yang dideritanya.

Sedangkan warga lainnya yang rumahnya hangus terbakar telah menumpang di rumah keluarganya. Mereka juga sudah mulai mengumpulkan puing puing bangunan rumahnya yang terbakar.

Kejadian kebakaran itu diduga dari lampu teplok yang menggunakan bahar bakar minyak tanah dari rumah Nubi. Karena Nubi yang tinggal sendirian di rumahnya masih menggunakan lampu teplok untuk menerangi rumahnya akibat tidak ada jaringan listrik.

Pada malam itu, dia telah tertidur pulas dan tidak tahu lagi kalau lampu teplok itu telah membakar dinding rumahnya yang terbuat dari papan. Dia mengetahui rumahnya terbakar setelah api membesar. Saat itu dia berupaya menyelamatkan diri untuk ke luar dari dalam rumahnya.

Namun kobaran api begitu cepat membesar, sehingga dia sempat tersambar kobaran api tersebut. Sambil berlari keluar dari dalam rumahnya, dia sempat berteriak minta tolong. Warga yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban juga ikut panik. Mereka berupaya memadamkan kobaran api itu dengan bergotong royong menyiramnya dengan air.

Kobaran api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPMD) yang disiagakan di kantor Camat Semende Darat Laut, tiba di lokasi kejadian. Begitu juga mobil pemadam kebakaran dari BPMD Pemkab Muaraenim juga tiba di lokasi kejadian. Hanya dalam waktu hitungan menit, kobaran api berhasil dipadamkan.

Camat Semende Darat Laut Ahmad Fauzi, SSos, ketika dikonfirmasi, Senin (21/9) membenarkan kejadian itu.

“Bantuan untuk korban kebakaran sudah mulai berdatangan baik dari Pemkab Muaraenim dan warga sekitar. Para korban telah menumpang di tempat keluarganya masing masing,” jelasnya.

#nur

 

x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...