Home / Headline / Ribuan Anggota FKPPI dan PPM Se-Sumbagsel Kumpul di JSC

Ribuan Anggota FKPPI dan PPM Se-Sumbagsel Kumpul di JSC

# Juga Digelar Shalat Istisqa Bersama
Palembang, BP
DSC_3413Jakabaring Sport City (JSC) yang merupakan kawasan olahraga internasional kebanggaan Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (18/9), dipadati ribuan  anggota Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) dan Pemuda Panca Marga (PPM) se-Sumatera Bagian Selatan guna mengikuti Apel Bersama FKPPI dan PPM  se-Sumbagsel yang digelar Kodam II Sriwijaya di Lapangan Tembak Jakabaring Palembang.
Pangdam II Sriwijaya  Mayjen TNI Purwadi Mukson,SIP menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Bersama tersebut. Pangdam mengatakan, FKPPI dan PPM merupakan darah daging TNI. Keberadaan FKPPI dan PPM tidak dapat dipisahkan dari TNI karena lahirnya FKPPI dan PPM sejatinya juga untuk melestarikan ciri-ciri kepribadian TNI-Polri pada kepribadian pemuda, agar terbentuk mitra terdekat TNI-Polri dalam melaksanakan tugas-tugas luhur yang dipercayakan oleh bangsa dan negara.
Dengan demikian, apa yang dirasakan oleh FKPPI dan PPM juga dirasakan oleh TNI. Hal ini berarti, secara kekeluargaan dan emosional, TNI-Polri dan Keluarga Besarnya adalah satu kesatuan.
Menurut Pangdam, kegiatan ini diikuti 1.184 peserta yang terdiri dari para Pemuda-Pemudi FKPPI dan PPM ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan Pengurus Pusat Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/POLRI (FKPPI) Periode 2015-2020 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 11 Agustus lalu. Selain itu, Apel bersama ini juga merupakan sarana konsolidasi organisasi dan sekaligus sebagai ajang silaturahmi dan komunikasi diantara Keluarga Besar FKPPI dan PPM se-Sumbagsel.
Pangdam juga mengungkapkan bahwa sebagai kekuatan sosial, dengan basis anggota yang besar dan tersebar di seluruh pelosok nusantara, FKPPI dan PPM ada dimana-mana, tetapi tidak kemana-mana.
“Artinya, FKPPI dan PPM boleh masuk dan berada dalam berbagai lini kehidupan, baik dalam kehidupan sosial maupun politik,  namun  harus  tetap  berpegang  teguh pada pilar kebangsaan kita, yaitu NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Jenderal Bintang Dua ini.
Untuk itu, sambung Pangdam, jadikan organisasi FKPPI dan PPM ini sebagai wahana untuk belajar berorganisasi, melatih kedisiplinan dan kepemimpinan guna menyiapkan kader-kader bangsa pilihan dalam menghadapi tantangan pembangunan bangsa yang semakin berat dan kompleks.
“Kehadiran FKPPI dan PPM hendaknya mampu membawa angin segar yang menyejukkan bagi lingkungan di sekitarnya, dengan senantiasa berbuat yang terbaik, berani, tulus, ikhlas dan tetap semangat,”  kata Pangdam.
Usai apel bersama, seluruh peserta menuju Wisma Atlet mengikuti Seminar Kebangsaan tentang Komunis Gaya Baru (KGB) dengan Nara Sumber Stefie Ariyani, MSi dan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, namun Gubernur Sumsel sendiri batal memberikan materinya karena memiliki kegiatan lain.
Dikatakan Stefie, paham komunisme akan tetap menjadi bahaya laten dan musuh bangsa Indonesia. Untuk itu, bangsa Indonesia harus senantiasa mengantisipasi dan mewaspadai berbagai kemungkinan bangkitnya kembali KGB di Indonesia, yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu, dengan memfitnah dan memutarbalikkan fakta sejarah, melalui berbagai cara dan strategi.
“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama bersatu membangun ketahanan dan ketangguhan segenap warga masyarakat, agar tidak mudah terpengaruh provokasi, serta mampu mengeliminasi dan mengatasi setiap ancaman yang ada,” ujar Stefie.

    Sekitar pukul 12.00, acara dilanjutkan dengan Sholat Jumat  dan shlat istisqa (shalat minta hujan) serta doa bersama di halaman Wisma Atlet Jakabaring, Palembang. #osk
x

Jangan Lewatkan

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako ...