Home / Headline / Hujan Tiba, Masyarakat Sambut Gembira

Hujan Tiba, Masyarakat Sambut Gembira

Palembang, BP
12038371_10204869033828888_6038809300387577174_n(1)Penantian panjang masyarakat akan hujan akhirnya terjawab. Setelah lima bulan tak turun hujan kemudian asap mulai mengganggu masyarakat akhirnya lambat laun kualitas udara kembali ditepis dengan hujan.

Kendati hanya hujan lokal, namun tampaknya para warga sangat girang dengan turunnya hujan lokal ini.

Berdasarkan pantauan BeritaPagi, beberapa kawasan di Palembang sekitar pukul 17.00 , seperti kawasan Bukit, Sekojo, Kapten A Rivai, dan Plaju serta kawasan Sekip Palembang dan beberapa daerah lainnya sudah diguyur hujan.

Sayangnya, hujan lokal ini hanya terjadi selama 10 menitan saja. Hujan pun kembali terjadi pada pukul 18.00 dan membuat udara semakin sejuk.

Dedy warga Jalan Peltu Tulus Yahya Sekojo Kecamatan IT II Palembang, mengungkapkan, dikawasa Sekojo dan lemabang hujan hanya terjadi rintik-rintik terputus selama sekitar tiga kemudian lanjut lima menit dan seterusnya.

“Bentar sekali hujannya. Uniknya, hujan nya yang sebentar, yang timbulnya ada juga mati lampu. Tapi Alhamdulillah semoga besok kembali hujan biar anginnya bukan asap dan segar dihirup” tutupnya

Sementara itu, Agus Santoso, Kasi observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, hujan lokal ini sudah diperkirakan akan terjadi beberapa hari lalu dilihat dari pantauan gerakan angin dari arah timur.

“Kita sudah memperkirakan di hari sebelumnya bahwa tanggal 19 September 2015 ini hujan bisa terjadi, karena angin dari arah timur Selat Kalimata bisa membawa sedikit uap air. Intensitas hujannya pun beragam, ada yang rendah, sedang dan tinggi. Kondisi labiltas udara ini bisa menguntungkan kita untuk membentuk awan penghujan,” paparnya.

Hujan ini, lanjutnya, tidak meluas dan hanya terjadi di beberapa daerah saja. Seperti terpantau di beberapa daerah di Sumsel, seperti kearah barat daya di Sungai Lilin Kabupaten  Musi Banyuasin (Muba), perbatasan provinsi Sumsel dan Jambi, daerah SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).  Di arah Timur Laut Palembang, hujan terjadi dengan jarak 30-70 kilometer sampai ke provinsi Bangka.

Namun turunnya hujan ditengah kepungan kabut asap ternyata semakin menambah kepekatan kabut asap di Sumsel, terutama di Palembang. Jarak pandang pun semakin menurun di angka 600-700 meter.

“Pasca hujan ini, visability semakin menurun di angka 600-700 meter. Tentunya ini akan mengganggu penerbangan. Bahkan, jika penerbangan dilakukan, jarak pandang akan sangat pendek dan penerbangan tidak akan maksimal,” lanjutnya.

Senada dengan itu dikatakan Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuraini bahwa hujan yang mulai mengguyur Palembang dan sekitarnya menjadi kabar baik untuk kesehatan masyarakat.

Meskipun demikian sebagaimana arahan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin Dinkes Sumsel selalu menginstruksikan kepada Dinkes Kabupatan dan Kota agar Puskesmas tetap siaga 24 jam.

“Alhamdulillah akhirnya hujan, dan mudah-mudahan besok hujan lagi biar kualitas udara semakin membaik. Tapi tetap, sesuai arahan Pak Gubernur Puskesmas tetap diinstruksikan siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” ujar Lesty. #sug

x

Jangan Lewatkan

Pembukaan Kegiatan SUPREME SMANTA 2017

Palembang, BP Suasana tertib dan penuh antusias menghiasi pembukaan kegiatan Sport Unity Precious Event and Most Eligible SMA Negeri 3 ...