Home / Headline / Asap Kiriman Kalimantan Masuk Sumsel

Asap Kiriman Kalimantan Masuk Sumsel

Palembang, BP
09 20 -- Peta Pergerakan Angin Setelah sejak beberapa bulan kota Palembang kemarau, akhirnya hujan mengguyur kota Palembang, Sabtu (19/9) petang.
Hujan turun pun terbilang hampir cukup merata membasahi kawasan di kota pempek. Untuk curah hujan yang turun pun terbilang lumayan deras, sebelumnya kabut pekat kiriman Kalimantan menyelimuti wilayah Sumsel terutama di kota Palembang.
Hal tersebut dibenarkan Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin dalam account Facebooknya mengatakan , Hari ini, Sabtu (19/9)  kabut asap cukup pekat. “Saya sudah dapatkan informasi,” katanya.
Menurut Gubernur sebaran asap sebagian dari arah Kalimantan dan kecepatan angin sangat lambat, sehingga asap lambat hilang tidak terbawa angin.
“Diimbau kepada seluruh warga untuk tetap menjaga kesehatan. Mohon doa seluruh warga Sumsel agar semua personil yang saat ini sedang bertugas dilapangan diberikan kekuatan dan kemudahan. Dan semoga musibah kabut asap ini bisa segera kita lewati,” kata Gubernur.
Sementara itu Komandan Satgas Karhutlah/ Danrem 044 Gapo Kolonel Infantri Tri Winarno melalui Kapenrem 044/Gapo Mayor Inf Dedi Sugiri, S.E bersyukur kota Palembang telah diguyur hujan setelah lama tidak turun hujan.
“Di Muba juga sudah hujan,” katanya, Sabtu (19/9).
Dengan banyaknya wilayah di Sumsel yang hujan menurutnya operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumsel tetap di lanjutkan hingga genap 30 hari dan ribuan pasukan TNI, Polri, Manggala Agni yang berada di lapangan tidak ditarik.
“Apinya enggak ada, tapi asap kirimannya banyak, ada kiriman dari Kalimantan sesuai dengan gambar satelit, kalau hot spotnya kecil,” katanya.
Kepala Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Sumatera Selatan, (Sumsel) Ahmad Taufik, SH mengatakan melihat peta asap tadi pagi pukul 07.00 kalau asap dari Kalimantan mengarah ke Sumatera, termasuk Malaysia.
Menurutnya asap kiriman dari Kalimantan tersebut datang ke Sumsel  sejak kemarin, karena data yang diambil terakhir adalah data hari, Jumat (18/9).
” Tapi kita pegang komentar Pak Alex ( Gubernur Sumsel) di mana masing-masing daerah memadamkan apinya masing-masing,” katanya.
Untuk data  pagi tadi hot spot Sumsel berdasarkan data Jumat (18/9) sebanyak 205, ” Itu akumulasi dari 07.00 sampai jam 12 malam walaupun hari ini hujan lebat di Palembang, Sungai Lilin , Indralaya,” katanya.
Hal senada dikemukakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel H Yulizar Dinoto menurutnya kota Palembang telah diguyur hujan berkat shalat istiqo dan doa masyarakat Palembang.
“Banyuasin, Sungai Lilin , sebagian Ogan Ilir dari Tanjung Batu, Tanjung Atap, sampai Tanjung Sekai tadi hujan semua termasuk Pemulutan walaupun tidak sederas kota Palembang, OKI belum terpantau belum ada laporan,” katanya sembari mengatakan kalau prakiraan BMG Sumsel hujan akhir Oktober.
Dia mengaku bersyukur dengan turunnya hujan dan membuktikan doa warga Sumsel meminta hujan selama ini sudah terkabul.
” Untuk asap kiriman masuk Sumsel itu dari Kalimantan berdasarkan prediksi kawan-kawan di posko dan kita lihat juga dari posko satelit asap, itu baru data  tadi pagi,” katanya.
Dengan adanya hujan mengguyur sebagian wilayah Sumsel menurutnya akan mengurangi pekatnya asap yang dialami Sumsel terutama di kota Palembang,” Sebab asap itu kalau di turunkan ke bawah hilang karena hujan, logikanya begitu,” katanya.#osk

x

Jangan Lewatkan

Program 10 Ribu Kartu BPJS, Walikota Pangkalpinang Kembali Raih Penghargaan

# Untuk Ketiga Kalinya Palembang, BP Upaya untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat kota Pangkalpinang melalui berbagai program salah satunya program ...