Home / Hukum / Guru SMP Dianiaya Saat Tagih Utang

Guru SMP Dianiaya Saat Tagih Utang

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO MELAPOR- Rispa Apriyanti (34) korban penganiayaan melapor ke Polresta Palembang, Jumat (18/9).

BP/BELLY CASIO
MELAPOR- Rispa Apriyanti (34) korban penganiayaan melapor ke Polresta Palembang, Jumat (18/9).

Sial dialami Rispa Apriyanti (34) warga Jalan Lorong Banten RT 72, RW 01, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang. Wanita yang berprofesi sebagai guru Bahasa Indonesia di salah satu SMP swasta ini, menjadi korban penganiayaan oleh Yuli (30), tetangganya sendiri.

Penganiayaan yang dialami Rispa bermula saat dirinya hendak menagih utang sebesar Rp480 ribu kepada Yuli di mana pelaku pernah meminjam uang sebesar Rp1.485.000 pada 10 Mei tahun 2014. Dari pinjaman itu, antara korban dan pelaku membuat perjanjian tertulis, jika pembayaran dilakukan setiap satu bulan sekali dengan nominal Rp100 ribu.

“Dia ini sudah bayar Rp1 juta, sisanya Rp480 ribu. Tapi ketika hendak menagih tadi dia malah marah-marah” kata Rispa saat melapor di Polresta Palembang, Jumat (18/9).

Setelah keributan terjadi, pelaku Yuli langsung menjambak rambut korban dan membenturkan kepalanya ke tembok, hingga akhirnya terjatuh. Perkelahian itu berhasil redam usai tetangga Rispa melerai perkelahian itu.

“Sudah tidak bayar lebih satu bulan, jadi wajarlah saya nagih. Utang itupun sejak tahun 2014,” ujar korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi membenarkan jika korban melapor dengan tanda bukti lapor LP/B-2056/IX/2015 Sumsel/Resta. Selanjutnya laporan korban akan segera ditindaklanjuti.

#bel

x

Jangan Lewatkan

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 ...