Home / Headline / Empat Siswa SD Terperosok ke Sumur Tua

Empat Siswa SD Terperosok ke Sumur Tua

Palembang, BP

1909.23.04.Fer1909.23.04.Foto Sumur.Fer Empat bocah ingusan yang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) saat tengah jajan di kantin terperosok ke dalam sumur sekolah sedalam kurang lebih delapan meter di Jalan Topredo, Kecamatan Kemuning Palembang, persis di SD Negeri 183 Palembang, Jumat (18/9) pukul 09.30.

Keempat korban tersebut adalah Kaila Afifah, Cantika dan M Adriansyah yang duduk di bangku kelas V A dan Septiansyah Aulia Pratama yang duduk di bangku kelas VI B. Namun, beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi para korban mengalami luka-luka lebam di sekujur tubuhnya.

Peristiwa itu berawal saat seluruh siswa sedang istirahat, keempat siswa langsung menyerbu kantin kantin yang berada di belakang sekolah. Di areal kantin itu terdapat bekas sumur sekolah yang hanya ditutup kayu dan semen seadanya.

Naas, sumur tersebut ambruk. Keempat bocah SD yang berada di atasnya pun secara bersamaan langsung jatuh ke dalam sumur. Mengetahui hal iru, spontan para siswa lain berteriak sehingga membuat warga sekitar berhamburan keluar.

Menurut saksi mata Bambang yang saat itu turut mengevakuasi korban, para korban langsung dibawa ke puskesmas yang tak jauh dari sekolah. Namun, pihak puskesmas yang tak sanggup merawat, para korban yang shock dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang guna mendapatkan perawatan.

“Tadi kami sempat bingung, mau ngangkatnya tidak ada tangga atau tali. Ada sepuluh menit baru bisa diangkat,” ujar Bambang.

Penjaga sekolah Sukardi, mengatakan memang sumur itu sudah lama tidak dipakai lagi. Namun, posisinya tepat di dalam kantin sekolah. Bahkan, dalam peristiwa tersebut dirinya pun tak menyangka sumur tersebut bisa ambruk.

Sementara itu, seorang korban yang ditemui di kediamannya setelah mendapat perawatan di RSMH Palembang Cantika (11), mengatakan saat itu tengah jam istrirahat dan sedang makan mie bersama teman-teman di kantin belakang sekolah.

“Namun, saat duduk di kursi yang berada di atas sumur itu langsung jebol begitu saja dan kami berempat langsung terjatuh ke dalam sumur itu kak,” ujar Cantika, warga Jalan Lebak Mulyo, RT 04, No 33, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning Palembang ini.

Terpisah, ibu Cantika yakni Nina (37) sangat menyayangkan atas musibah tersebut. Dirinya sangat shock saat mendapat kabar dari pihak sekolah ketika sang buah hatinya terjatuh ke dalam sumur di sekolah tersebut.

“Saya tak menyangka, saya harap pihak sekolah harus lebih teliti dan memperbaiki sumur tersebut, bila perlu ditutup saja sumur itu jika tidak dipakai lagi. Sehingga para orangtua murid yang lainnya tidak cemas saat anak-anaknya jajan di sana,” tutur istri Iwan ini.

#rio

x

Jangan Lewatkan

Lomba Roket Air Di SMANTA

Palembang, BP Pelaksanaan lomba roket air SMA Negeri 3 Unggulan Palembang (SMANTA) berjalan dengan lancar dan sukses, Sabtu (16/12). Ekstrakurikuler ...