Home / Sumsel / Disnak Sidak Penampungan Hewan Kurban

Disnak Sidak Penampungan Hewan Kurban

Palembang, BP

Sebanyak 18 personel Tim Pemantau Hewan Kurban Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Selatan dan Palembang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat-tempat penampungan hewan kurban, Kamis (17/9).

Kepala UPTD Penyidikan Penyakit Petriner dan Klinik Hewan Disnak Sumsel Drh Haifuddin mengatakan, pemotongan hewan kurban yang dilakukan masyarakat sering mengabaikan syarat-syarat umum seperti kebersihan daging hewan kurban.

Penyembelihan hewan ternak untuk keperluan kurban akan meningkat saat Idul Adha dan dua hari setelahnya. Pihaknya mengimbau agar masyarakat memperhatikan hal-hal teknis dan segi kesehatannnya

Pemotongan hewan yang utama yakni menjaga kenyaman hewan kurban jangan sampai mengalami yang dikatakan stres atau tegang sebelum penyembelihan. “Jika hewan stres sebelum disembelih, maka dagingnya kurang enak saat dimakan. Karena saraf daging sangat tegang dan daging menjadi lebih keras,”ujarnya usai melakukan sidak ke kawasan penjualan hewan ternak di jalan Kebun Sayur, Kelurahan Sukamaju, Sukarame.

Sebelum disembelih, Haifuddin menjelaskan, hewan kurban jangan didekatkan dengan lokasi pemotongan. Hewan kurban pun hendaknya diperlakukan baik saat akan disembelih. Hewan kurban dapat direbahkan dengan proses penjinakan yang dapat dilakukan dengan sedikit orang.

“Kurangi aktivitas melukai hewan kurban. Karena saat sapi atau kambing melihat satu spesies mereka meronta setelah disembelih, maka dia akan stres dan tegang juga,”jelasnya.

Saat memotong-motong bagian tubuh hewan, masyarakat disarankan tidak mencampurkan daging dan bagian jeroan dari tubuh hewan kurban. Daging kurban juga tidak dibenarkan terlalu lama direndam dalam air dan sebaiknya tidak dibungkus dalam kresek plastik berwarna hitam, karena dikhawatirkan berpengaruh akibat karbon dari plastik tersebut.

“Usahakan wadah untuk daging menggunakan plastik tidak berwarna atau bening,” lanjutnya.

Selain di wilayah Sukarame, sidak pun dilakukan disejumlah wilayah di kabupaten/kota lainnya. Menjelang penyembelihan nanti, ada dua tindakan yang dilakukan Disnak yakni anthe morthem dan pemeriksaan hewan di pinggir jalan atau ke kandang.

Anthe morthem yakni pemberian disinfektan kepada hewan ternak. Setelah diperiksa, pihaknya akan megeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). “Pastikan hewan memiliki SKKH sebelum masyarakat membeli hewan tersebut,” tandasnya. #idz

x

Jangan Lewatkan

Pengembang Indonesia Ramaikan Pasar Propeti di Sumsel

Palembang, BP Prospek pasar propeti di Sumatera Selatan semakin menarik. Sebab Pengembang Indonesia (PI) siap turut meramaikan pasar properti di ...