Home / Hukum / Temukan Ilegal Logging Saat Patroli Kebakaran

Temukan Ilegal Logging Saat Patroli Kebakaran

Palembang, BP

BP/DUDY OSKANDAR PATROLI-Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson, meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Air Sugihan, OKI, di Pelabuhan Bekangdam II Sriwijaya, Rabu (16/9).

BP/DUDY OSKANDAR
PATROLI-Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson, meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Air Sugihan, OKI, di Pelabuhan Bekangdam II Sriwijaya, Rabu (16/9).

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson mengatakan, telah mengamankan satu exsavator, 20 pembalak ilegal logging, 167 kayu balok gelondongan yang diduga berasal dari hutan Taman Nasional Sembilang. Penemuan itu terungkap saat melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin.

“Dua hari yang lalu kita menangkap 50 kubik kayu. Ini ada proses hukumnya ada penegak hukum. Kami akan serahkan kepada satgas penegak hukum, barang bukti ada di Kodim Muba dan kita sudah koordinasi dengan pihak terkait,” kata Pangdam saat ditemui di pelabuhan Bekangdam II Sriwijaya, Rabu (16/9).

Pangdam mengaku, baru kembali meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (16/9), dilanjutkan ke daerah Sungai Baung, OKI .

“Saya juga meninjau dari udara, ada beberapa titik spot yang pada tanggal 15 September kemarin berkurang. Tadi pagi kita temukan agak naik, itu adanya dampak dari beberapa masyarakat sekitar yang membakar. Tapi sudah kita lakukan baik secara manual pasukan yang disana dan dari water boombing yang kita siaga beberapa heli yang kita siagakan,” katanya.

Untuk pemadaman lahan dan hutan selama ini kendala yang dihadapi menurutnya karena luasnya lahan yang terbakar dan merupakan lahan gambut. Selain itu, karena lokasi terbakar jauh dari lokasi air sehingga slang yang dipakai sangat terbatas.

“Untuk pemadaman kebakaran ini tidak bisa kita targetkan. Target dari satuan TNI dibantukan kita di sini hanya 30 hari. Tapi Insya Allah karena jam 16.15 di Bayung Lincir, Muba sampai sekarang hujan termasuk Pagaralam. Daerah hujan itu juga termasuk terdapat titik api yang cukup besar , kalau terget kita berupaya saja karena luas titik api cukup luas. Sebagai gambaran tanggal 15 September terdapat 51 titik api tadi jam 10.00 ada 166 titik api di lokasi yang saya tinjau. Jadi di sebaran-sebaran itu anggota tetap melakukan pemadaman,” katanya.

Kapendam II Sriwijaya Kol ARH Syaeful Mukti Ginanjar mengatakan, untuk pembuatan sekat kanal dibuat oleh personil TNI untuk melokalisir kebakaran hingga 60 meter.

“Sekat kanal itu kita buat di Air Sugihan. Untuk paritnya kedalamannya dua meter, lebarnya meter itu dikeruk,” tambahnya.

#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPT Banyak Bermasalah, Pilkada Palembang Harus Ditunda

Palembang, BP Ketua Tim Advokasi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang 2018 Sarimuda Sarnubi-Abdul Rozak, Febuar Rahman menilai Pilkada ...