Home / Sumsel / Ogan Komering Ulu Selatan / 13 Kecamatan OKUS Rawan Kebakaran

13 Kecamatan OKUS Rawan Kebakaran

Muaradua, BP

20150917_153101_resized_1Akibat musim kemarau panjang yang sudah berjalan empat bulan, ratusan ribu hektar hutan dan lahan di wilayah Kabupaten OKU Selatan (OKUS) terdeteksi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengalami kebakaran.

Kepala BPBD OKUS Mahfi Abubakar, SE, melalui Sekretaris BPBD Uliyatiliska, SE,MSi, mengatakan, kebakaran lahan dan hutan itu akibat ulah oknum tak bertanggung jawab dan kelalaian warga.

Uli menerangkan, berdasarkan pantauan BPBD, dari 19 kecamatan seluruh wilayah kabupaten, sejauh ini terdapat puluhan titik api di 13 kecamatan.

Dikatakan dia, kecamatan masuk dalam kategori rawan dan terparah mengalami dan kebakaran lahan terjadi di enam Kecamatan. “Sejauh ini terpantau kebakaran lahan terparah terjadi di Kecamatan Simpang, Kisam Ilir, Buay Pemaca, Buay Sandang Aji, Muaradua Kisam Mekakau Ilir, dan Kecamatan Tiga Dihaji,” jelasnya.

Menurut dia, selama musim kemarau ini,  jumlah titik api dalam setiap kecamatan setiap harinya cenderung mengalami peningkatan. Kebakaran itu, diduga berasal dari pembukaan lahan pertanian dilakukan warga, kini terus berlangsung.

“Paling sedikit setiap hari ada belasan titik api bersumber dari pembakaran lahan kemudian meluas dan merambah hutan,” katanya.

Dikatakan, upaya pencegahan kebakaran meluas pihaknya telah mendirikan posko penanggulangan kebakaran lahan dan hutan melibatkan Pol PP dan Petugas Pemadam Kebakaran.

Selain itu, pihaknya mengibau pemerintah Kecamatan turut berperan menanggulangi kebakaran lahan terus meningkat dalam setiap harinya.

“Walaupun terus kami imbau, melalui radio. Kami juga minta Camat dan Kades melarang warganya membuka lahan dengan dibakar,” tambahnya. #bob

x

Jangan Lewatkan

Urbanisasi Penduduk OKUS Tidak Terdata

Muaradua, BP Perpindahan penduduk dari desa ke kota atau urbanisasi usai lebaran dari tahun ke tahun terus mengalami  pelonjakan, termasuk ...